1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Mike Rajasa Buka Suara soal Mimpi Membela Timnas Indonesia dan Target Piala Dunia 2030

Penjaga gawang Timnas Indonesia U-17, Mike Rajasa Hoppenbrouwers, menatap masa depan dengan ambisi besar. Kiper muda berdarah Indonesia itu secara terbuka menyampaikan impiannya untuk suatu hari memperkuat Timnas Indonesia senior, sekaligus menyinggung target jangka panjang tampil di Piala Dunia bersama skuad Garuda.

Pengalaman berharga bersama Timnas Indonesia U-17, khususnya saat berlaga di Piala Dunia U-17 2025, menjadi titik balik penting dalam perjalanan karier Mike Rajasa. Turnamen tersebut tidak hanya memberinya panggung internasional, tetapi juga menumbuhkan ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia.

Target Besar Mike Rajasa Menuju Timnas Indonesia Senior

Mike Rajasa mengakui bahwa membela Timnas Indonesia senior kini menjadi salah satu target utamanya. Penampilan bersama Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2025 meninggalkan kesan mendalam yang membuatnya semakin yakin dengan pilihannya untuk membela Merah Putih.

Dalam sebuah wawancara, Mike menuturkan bahwa ia melihat peluang besar untuk berkembang bersama Timnas Indonesia. Ia menyadari bahwa PSSI dan Timnas memiliki roadmap jangka panjang yang jelas, termasuk ambisi untuk menembus Piala Dunia 2030.

Bagi Mike, kesempatan bermain di Piala Dunia bukanlah mimpi yang berlebihan. Ia percaya bahwa dengan kerja keras, konsistensi, dan dukungan sistem yang baik, target tersebut bisa dicapai bersama Timnas Indonesia senior di masa mendatang.

Latar Belakang dan Alasan Memilih Indonesia

Mike Rajasa Hoppenbrouwers lahir di Amsterdam, Belanda, pada 6 Februari 2009. Meski tumbuh dan menimba ilmu sepak bola di Eropa, Mike memiliki darah Indonesia yang mengalir dari sang ibu yang berasal dari Mamasa, Sulawesi Barat.

Faktor darah keturunan tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa Mike bersedia memperkuat Timnas Indonesia U-17. Namun lebih dari itu, ia mengaku merasakan kenyamanan dan kebanggaan tersendiri saat mengenakan seragam Garuda.

Pengalaman dilatih oleh Nova Arianto semakin memperkuat keinginannya untuk terus melanjutkan karier internasional bersama Indonesia. Menurut Mike, atmosfer tim, kedekatan antar pemain, serta dukungan suporter menjadi hal yang sangat berkesan baginya.

Ia pun berharap perjalanan bersama Timnas Indonesia tidak berhenti di level usia muda, melainkan berlanjut hingga level senior.

Perjalanan Mike Rajasa di Piala Dunia U-17 2025

Perjalanan Mike Rajasa di Piala Dunia U-17 2025 tidak berjalan instan. Ia harus bersabar menunggu kesempatan tampil, lantaran Nova Arianto masih mempercayakan posisi penjaga gawang utama kepada Dafa Al Gasemi pada dua laga awal fase grup.

Dafa memang sudah lama menjadi andalan di bawah mistar Timnas Indonesia kelompok usia, termasuk saat tampil di Piala AFF U-16 2024. Persaingan ketat di posisi kiper membuat Mike harus menunggu momen yang tepat untuk membuktikan kualitasnya.

Kesempatan emas akhirnya datang pada laga ketiga Grup H saat Timnas Indonesia U-17 menghadapi Honduras U-17. Nova Arianto memberikan kepercayaan kepada Mike untuk tampil sejak menit awal, dan kepercayaan itu terbayar lunas.

Debut Mike Rajasa bersama Garuda Muda berakhir manis dengan kemenangan bersejarah 2-1. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Timnas Indonesia di ajang Piala Dunia U-17, sekaligus menorehkan catatan penting dalam sejarah sepak bola nasional.

Debut Spesial yang Meninggalkan Kesan Mendalam

Laga debut tersebut menjadi momen yang tak terlupakan bagi Mike Rajasa. Selain meraih kemenangan bersejarah, ia juga mampu menunjukkan ketenangan dan kedewasaan bermain meski baru pertama kali tampil di panggung sebesar Piala Dunia.

Penampilan solidnya di bawah mistar memberikan keyakinan bahwa Timnas Indonesia memiliki aset berharga untuk masa depan. Mike mampu membaca permainan dengan baik, sigap dalam mengantisipasi bola udara, serta menunjukkan komunikasi yang cukup matang dengan lini pertahanan.

Bagi Mike, debut tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan kesabaran akan selalu menemukan jalannya.

Potensi Besar Berkat Postur Ideal dan Didikan Eropa

Mike Rajasa pertama kali bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 di Bali pada Juli 2025. Sejak awal, Nova Arianto melihat potensi besar pada diri kiper akademi FC Utrecht U-17 tersebut.

Meski baru berusia 16 tahun, Mike memiliki postur tubuh yang sangat ideal untuk seorang penjaga gawang, yakni dengan tinggi badan mencapai 185 cm. Postur ini menjadi keunggulan penting dalam menghadapi duel udara dan situasi bola mati.

Selain faktor fisik, Mike juga mendapat tempaan sepak bola Eropa bersama FC Utrecht U-17. Lingkungan kompetitif dan metode latihan modern di Belanda membuatnya terbiasa dengan standar tinggi sejak usia dini.

Kombinasi darah Indonesia, postur ideal, serta pengalaman berlatih di Eropa menjadikan Mike Rajasa sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di posisi penjaga gawang.

Mimpi Piala Dunia 2030 Bersama Garuda

Mike Rajasa menyadari bahwa perjalanan menuju Timnas Indonesia senior dan Piala Dunia masih panjang. Namun, ia tidak ragu untuk memasang target tinggi sejak dini.

Baginya, mimpi tampil di Piala Dunia 2030 bukan sekadar angan-angan, melainkan motivasi untuk terus berkembang dan bekerja lebih keras. Ia berharap suatu hari nanti bisa menjadi bagian penting dari generasi Timnas Indonesia yang mencetak sejarah baru di level dunia.

Dengan usia yang masih sangat muda, peluang Mike Rajasa untuk mewujudkan mimpi tersebut terbuka lebar. Dukungan pembinaan yang berkelanjutan, jam terbang di level klub, serta konsistensi performa akan menjadi kunci utama perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE