Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi negara besar asal Eropa dalam FIFA Series Maret 2026. Turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi Garuda untuk menunjukkan kualitasnya di level internasional sekaligus menguji kekuatan menghadapi tim-tim papan atas dunia.
Timnas Indonesia terpilih sebagai salah satu dari delapan negara yang menjadi tuan rumah FIFA Series, yang dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 31 Maret 2026. Turnamen ini merupakan kompetisi undangan resmi yang diselenggarakan oleh FIFA, menampilkan pertandingan persahabatan antar tim nasional dari konfederasi berbeda, yang memungkinkan tim-tim dari benua yang berbeda bertemu dalam laga kompetitif berkualitas tinggi.
“Yang terdekat ada FIFA Series. Ini nanti ada negara besar juga yang akan masuk. Mudah-mudahan dapat,” ujar Arya Sinulingga ketika dimintai komentarnya terkait lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia.
Posisi Timnas Indonesia Saat Ini
Sejauh ini, kabar yang beredar menyebutkan bahwa Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis, tim dari konfederasi CONCACAF yang berada di peringkat 154 dunia per 22 Desember 2025. Namun, fokus perhatian penggemar sepak bola nasional tertuju pada lawan dari Eropa yang direncanakan masuk dalam 100 besar peringkat FIFA.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati peringkat ke-122 FIFA, dengan total poin mencapai 1.144,73. Pencapaian ini menjadi titik awal yang realistis bagi tim untuk menatap lawan-lawan yang lebih tangguh di kancah internasional, sekaligus menjadi tolok ukur progres tim di bawah arahan pelatih baru.
Debut John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia
FIFA Series 2026 juga menandai debut John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Herdman ditunjuk beberapa pekan lalu untuk menggantikan Patrick Kluivert, yang sebelumnya memimpin tim nasional. Penunjukan Herdman disambut antusiasme publik dan media, mengingat reputasinya sebagai pelatih yang inovatif dan fleksibel dalam strategi permainan.
“Kan tadi sudah saya bilang bahwa akan ada negara yang mudah-mudahan besar. Kayaknya Eropa. Pokoknya ranking FIFA 100 ke bawah,” jelas Arya, menekankan harapan PSSI untuk melihat performa tim menghadapi lawan kuat dari Eropa. Herdman diharapkan dapat memaksimalkan potensi pemain Timnas Indonesia, sambil membangun identitas permainan yang khas bagi tim Garuda.
Fleksibilitas Strategi Herdman
Ketika ditanya mengenai target PSSI bagi Herdman dalam FIFA Series 2026, Arya menegaskan bahwa federasi memberikan keleluasaan kepada pelatih asal Inggris itu untuk menemukan formula terbaik dalam memimpin Timnas Indonesia.
“Dia bisa bentuk tim. Kita tahu Herdman dikenal sebagai pelatih yang menerapkan format ‘bunglon’. Dalam satu pertandingan saja, dia bisa mengubah formasi hingga tiga kali. Hal ini sudah terbukti di tim-tim sebelumnya,” ungkap Arya.
Pendekatan fleksibel Herdman diharapkan menjadi kunci dalam menghadapi tim-tim yang lebih tinggi peringkatnya. Dengan kemampuan beradaptasi terhadap situasi di lapangan, Herdman dapat mencoba berbagai kombinasi strategi, mulai dari formasi menyerang hingga pertahanan rapat, yang disesuaikan dengan kondisi lawan dan karakter pemain Garuda.
Menemukan Kombinasi Terbaik untuk Timnas
Arya menambahkan bahwa FIFA Series akan menjadi momen bagi Herdman untuk mengeksplorasi potensi tim sekaligus menemukan kombinasi permainan yang paling efektif.
“Jadi kita lihat nanti dia bisa dapat kombinasi yang cocok untuk Timnas Indonesia dan cocok untuk dia juga. Kita enggak tahu pola permainannya bagaimana, kan kita lihat nanti,” tutur Arya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa PSSI memberikan ruang bagi pelatih untuk berinovasi tanpa tekanan berlebihan, sehingga Herdman bisa membentuk identitas tim yang kuat, adaptif, dan kompetitif.
Harapan dan Ambisi PSSI
Partisipasi Timnas Indonesia dalam FIFA Series bukan sekadar persiapan fisik atau uji coba pertandingan. Lebih dari itu, ini menjadi wujud ambisi PSSI untuk mengangkat kualitas sepak bola Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Menghadapi negara besar dari Eropa akan memberikan pengalaman berharga bagi pemain, termasuk kemampuan menghadapi tekanan, strategi lawan yang berbeda, serta peningkatan teknik dan mental bertanding.
Dengan kombinasi pelatih berpengalaman, pemain muda potensial, dan dukungan PSSI yang solid, Timnas Indonesia diharapkan dapat tampil maksimal di FIFA Series Maret 2026, membuka jalan bagi prestasi yang lebih tinggi di masa depan, baik di kancah regional maupun dunia.
BACA JUGA :












