Arema FC menutup putaran pertama BRI Liga 1 2025/26 dengan kemenangan penting saat menjamu Persik Kediri di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, pada Minggu (11/1/2026) WIB. Laga yang berjalan ketat itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Singo Edan, yang sekaligus menegaskan semangat juang dan kerja keras tim di sepanjang putaran pertama.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberikan pujian tinggi kepada seluruh pemain atas dedikasi dan mentalitas mereka. Menurutnya, kemenangan ini bukan sekadar soal performa individu, melainkan hasil dari kerja sama tim, persatuan, dan disiplin yang dijalankan dengan konsisten sepanjang pertandingan.
Arema FC Kembali ke Jalur Positif
Hasil kemenangan ini membawa Arema FC ke posisi ke-10 klasemen sementara dengan 21 poin. Meskipun masih berada di tengah klasemen, kemenangan ini menjadi bukti bahwa tim tetap fokus dan solid meskipun menghadapi berbagai tantangan di putaran pertama.
“Saya bangga dengan perjuangan para pemain. Mereka mampu menghadapi tekanan, tetap tenang di saat kritis, dan menunjukkan dedikasi tinggi hingga menit akhir. Ini hasil kerja keras tim, bukan sekadar individu,” ujar Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu menekankan bahwa mental juara tim tidak hanya dibangun dari kemenangan, tetapi juga dari bagaimana pemain menghadapi situasi sulit dan tetap berjuang maksimal di setiap laga.
Tekanan Laga Kandang dan Tantangan Putaran Pertama
Putaran pertama BRI Liga 1 menghadirkan tekanan besar bagi Arema FC, terutama ketika bermain di kandang. Dari sembilan laga di Stadion Kanjuruhan, tim hanya meraih tiga kemenangan, sementara sisanya berakhir dengan hasil imbang dan kekalahan.
Marcos Santos menekankan bahwa tekanan adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan sebuah klub besar. Pemain diharapkan tetap fokus, menjaga konsistensi, dan menghadapi setiap situasi sulit dengan mental tangguh.
“Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Tuhan, berterima kasih kepada para penggemar Arema yang selalu mendukung dan percaya pada tim, tetapi yang paling penting, kepada para pemain yang telah mendedikasikan segalanya, bekerja keras, dan melewati masa-masa sulit bersama kami,” jelas Santos.
Kemenangan atas Persik Kediri menjadi bukti nyata bahwa semangat kolektif dan kerja keras mampu mengubah tekanan menjadi motivasi, sekaligus menjadi modal positif menjelang putaran kedua.
Fokus dan Rendah Hati Menjadi Kunci
Meskipun meraih kemenangan, Marcos Santos menegaskan bahwa tim tidak boleh terbuai dalam euforia. Fokus, kerja disiplin, dan mentalitas profesional tetap menjadi prioritas Arema FC untuk menghadapi sisa kompetisi.
“Kemenangan ini harus dijadikan motivasi, bukan alasan untuk berpuas diri. Kami harus tetap rendah hati, terus bekerja keras, dan menjaga konsistensi. Setiap pertandingan ke depan akan sama menantangnya,” tambahnya.
Pelatih Brasil itu juga menekankan pentingnya dukungan manajemen dan seluruh elemen klub dalam menjaga semangat tim. Dukungan yang konsisten dari pemilik, staf, dan suporter menjadi faktor penting yang membuat pemain lebih termotivasi untuk tampil maksimal.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi khusus kepada Bos IB dan Bos Inal, yang selalu mendukung tim Arema, serta semua staf pelatih dan pemain yang bekerja tanpa lelah. Selamat kepada semua pihak, ini adalah hasil kerja keras bersama,” pungkas Santos.
Pembelajaran dari Putaran Pertama
Selain kemenangan, putaran pertama memberikan banyak pelajaran berharga bagi Arema FC. Tim belajar untuk tetap kompak di bawah tekanan, menghadapi situasi sulit di menit-menit akhir, dan mengoptimalkan setiap peluang.
Para pemain juga semakin memahami pentingnya peran individu dalam skema tim, di mana setiap kontribusi, baik dalam bertahan maupun menyerang, menjadi penentu hasil akhir pertandingan.
Kombinasi pengalaman pemain senior dan semangat pemain muda juga terlihat memberikan keseimbangan. Strategi ini membantu Arema FC tetap kompetitif, terutama saat menghadapi tim-tim papan atas.
Menuju Putaran Kedua dengan Semangat Baru
Dengan kemenangan atas Persik Kediri, Arema FC menatap putaran kedua dengan semangat baru dan motivasi tinggi. Pelatih Marcos Santos berharap tim dapat mempertahankan konsistensi performa, memperbaiki kelemahan, dan terus menampilkan permainan kolektif yang solid.
“Kami memiliki target jangka panjang di musim ini. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membuktikan kualitas tim dan meningkatkan posisi di klasemen. Fokus kami tetap pada kerja sama tim dan dedikasi tinggi,” tegas Santos.
Arema FC kini memiliki modal positif untuk menghadapi laga-laga berikutnya, dengan mental juara, disiplin, dan dukungan penuh dari suporter sebagai landasan menuju kesuksesan di sisa musim BRI Liga 1 2025/26.
BACA JUGA :












