Mantan bek Persib Bandung era 2000-an, Alex Pulalo, menilai Maung Bandung saat ini berada di jalur yang tepat untuk kembali menorehkan prestasi besar. Klub kebanggaan Bobotoh tersebut disebut memiliki peluang nyata untuk mencetak sejarah dengan meraih gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Pandangan tersebut disampaikan Alex Pulalo dalam perbincangan di kanal YouTube Bicara Bola yang dipandu oleh mantan kiper profesional, Alfonsius Kelvan. Menurutnya, keseriusan manajemen Persib dalam membangun tim terlihat jelas dari komposisi skuad yang dimiliki pada musim ini.
“Persib sekarang memang kelihatan sangat serius. Mereka ingin mempertahankan dua gelar sebelumnya dan mengejar yang ketiga. Karena itu, mereka berani mendatangkan pemain-pemain yang kualitasnya sudah teruji,” ujar Alex Pulalo.
Kualitas Skuad Persib Dinilai Merata
Alex Pulalo menyoroti kekuatan Persib yang tidak hanya bertumpu pada pemain asing, tetapi juga didukung oleh kualitas pemain lokal yang dinilai sudah berada di level tinggi. Ia menyebut nama Beckham Putra sebagai salah satu contoh pemain lokal yang memiliki peran penting dalam skuad Maung Bandung.
“Selain pemain asing, pemain lokal Persib juga bagus. Beckham Putra misalnya, kualitasnya tidak kalah. Jadi buat Persib tidak ada masalah, karena pemain lokal dan asingnya hampir selevel,” ungkap pria berusia 52 tahun tersebut.
Menurut Alex, kedalaman skuad inilah yang membuat Persib menjadi salah satu tim paling stabil dalam persaingan liga. Dengan rotasi pemain yang merata, Persib dinilai mampu menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Performa Tim Mengalami Peningkatan Signifikan
Lebih lanjut, Alex Pulalo melihat adanya peningkatan performa Persib dibanding musim-musim sebelumnya. Ia menilai permainan Maung Bandung semakin matang, baik dari segi organisasi permainan maupun mental bertanding.
“Saya melihat penampilan Persib sekarang ada kemajuan, ada peningkatan. Mereka juga terus mengambil pemain-pemain yang berkualitas. Harapan saya, Persib bisa tampil lebih baik lagi dan konsisten,” katanya.
Alex menambahkan bahwa kematangan tim terlihat dari cara Persib mengontrol pertandingan, menghadapi tekanan lawan, serta menjaga fokus hingga akhir laga. Hal ini menjadi faktor penting dalam persaingan menuju gelar juara.
Bojan Hodak Dinilai Tak Lagi Kesulitan
Selain membahas skuad, Alex Pulalo juga memberikan penilaian positif terhadap pelatih Persib, Bojan Hodak. Menurutnya, pelatih asal Kroasia tersebut kini berada dalam situasi ideal karena memiliki banyak pilihan pemain berkualitas di setiap lini.
“Bojan sekarang tidak punya banyak kesulitan. Tinggal memilih pemain saja, karena skuadnya sudah lengkap. Mau pasang siapa pun, semuanya siap,” ucap Alex.
Ia juga menekankan pengalaman Bojan Hodak yang sukses membawa Persib juara dalam dua musim terakhir. Dengan dukungan skuad yang solid, Alex optimistis Bojan mampu mengulang kesuksesan tersebut.
“Pelatihnya bagus, pemainnya juga bagus. Sudah ada bukti dua kali juara berturut-turut. Sekarang tinggal bagaimana mengejar yang ketiga,” lanjutnya.
Kenangan Panas El Clasico Persib vs Persija
Dalam perbincangan tersebut, Alex Pulalo turut mengenang atmosfer panas El Clasico Indonesia antara Persib Bandung dan Persija Jakarta saat dirinya masih aktif bermain. Ia menggambarkan betapa ekstremnya situasi pertandingan kala itu, terutama ketika bermain di Jakarta.
“Dulu waktu Persib main di Jakarta lawan Persija, untuk ke stadion saja kami tidak naik bus biasa. Kami naik kendaraan taktis. Begitu juga sebaliknya, waktu di Persija ke Bandung,” kenangnya.
Alex sendiri pernah membela Persib pada musim 2002/2003 dan Persija Jakarta pada musim sebelumnya. Pengalaman berada di dua kubu rival membuatnya memahami betul betapa panasnya rivalitas tersebut.
Menurutnya, atmosfer di Bandung saat laga kandang juga tidak kalah menggelegar. “Di Bandung juga sama, suporternya luar biasa. Mungkin sekarang malah lebih ramai lagi,” tambahnya.
Bonus dan Tekanan Mental Jadi Bagian Derby
Alex Pulalo juga mengungkap bahwa bonus menjadi salah satu faktor pemicu motivasi pemain saat menghadapi laga El Clasico. Bahkan, bonus tambahan sering datang dari berbagai pihak di luar klub.
“Bonus itu salah satu motivasi. Kalau lawan Persija biasanya ada tambahan dari pengusaha atau pejabat daerah. Itu membuat pemain makin bersemangat,” tuturnya.
Meski begitu, ia mengakui tekanan mental juga sangat besar. Suasana tim harus tetap tenang meskipun ada rasa teror dari suporter lawan.
“Semua pasti ada tekanannya. Tapi mental pemain dan dukungan suporter sendiri jauh lebih besar,” jelas Alex.
Merinding Diteriaki Bobotoh
Salah satu pengalaman paling berkesan bagi Alex Pulalo adalah saat namanya diteriakkan langsung oleh Bobotoh di stadion. Dukungan tersebut memberikan suntikan motivasi luar biasa.
“Kalau sudah masuk lapangan dan suporter teriak nama saya, langsung merinding. Motivasi jadi berlipat,” ungkapnya.
Saat bertandang ke markas Persija, Alex menegaskan bahwa tidak ada persiapan khusus selain instruksi pelatih untuk memenangkan pertandingan.
“Pesan pelatih jelas, tiga poin harus dibawa pulang. Tidak ada cerita lain,” tutup Alex Pulalo.
BACA JUGA :












