1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persib Bandung Ajukan Penjadwalan Ulang Laga Kontra Borneo FC Demi Misi Asia

Persib Bandung tengah mengupayakan penyesuaian jadwal pertandingan di BRI Super League 2025/2026. Hal ini dilakukan menyusul bentrok jadwal dengan laga penting Persib kontra Ratchaburi FC, Thailand, pada ajang AFC Champions League Two 2025/2026. Manajemen klub menilai jarak antar pertandingan terlalu singkat, sehingga membutuhkan waktu persiapan lebih matang bagi tim.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa pihak klub telah bergerak cepat setelah menerima jadwal resmi laga Asia. Persib tidak ingin kondisi ini mengganggu performa tim di ajang domestik maupun internasional.

Persib Segera Ajukan Permohonan Reschedule

Menurut Adhitia, surat permohonan penyesuaian jadwal langsung dikirim ke pihak operator liga hanya sehari setelah jadwal AFC Champions League Two diterima. Prosesnya berlangsung cepat, dengan draft surat selesai malam harinya dan dikirim ke I League keesokan harinya.

“Surat sudah kita kirimkan H+1 setelah kita dapat jadwal. Malamnya langsung kita drafting dan besoknya kita kirim. Saat ini kami sedang menunggu undangan dari I League untuk membahas perubahan jadwal lawan Borneo,” ujar Adhitia.

Langkah ini dilakukan demi menjaga kualitas persiapan tim sekaligus menghindari kelelahan pemain akibat jadwal padat. Persib ingin memastikan bahwa mereka mampu tampil maksimal di kedua kompetisi, baik di level domestik maupun internasional.

Kepentingan Lebih Besar bagi Indonesia

Adhitia menegaskan bahwa perjuangan Persib di kompetisi Asia tidak hanya untuk klub atau Kota Bandung, tetapi juga membawa nama Indonesia di kancah internasional. Keberhasilan Persib di ajang AFC Champions League Two akan berdampak positif bagi reputasi sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

“Jujur kami sangat positif dan yakin bahwa I League akan berpikir positif dan mempertimbangkan jadwal ulang. Karena Persib berjuang bukan hanya untuk Bandung atau Jawa Barat, tapi untuk Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, pencapaian Persib juga berpengaruh pada perolehan poin koefisien Asia, yang akan dirasakan manfaatnya oleh klub-klub Indonesia lainnya. Semakin jauh Persib melaju, semakin besar keuntungan yang bisa didapatkan bagi peringkat klub Indonesia di level Asia.

“Kalau Persib bisa melaju sejauh mungkin, poinnya akan dimanfaatkan dan dirasakan oleh klub-klub lain juga,” jelas Adhitia.

Dukungan dari Klub Lain Diharapkan

Persib Bandung juga berharap seluruh klub peserta BRI Super League memiliki sudut pandang yang sama. Adhitia menekankan pentingnya solidaritas antarklub demi mendukung perjuangan wakil Indonesia di kompetisi Asia. Ia berharap semua pihak memahami bahwa keberhasilan tim di luar negeri adalah kemenangan bersama bagi sepak bola nasional.

“Saya berharap klub lain juga bisa berpikir yang sama. Siapapun yang berlaga di Asia itu untuk kebaikan bersama. Mudah-mudahan bisa didukung juga oleh klub-klub lain,” harapnya.

Pendekatan ini menunjukkan keseriusan Persib dalam menjaga keseimbangan antara tuntutan domestik dan internasional, sekaligus membangun citra positif klub sebagai duta sepak bola Indonesia.

Jadwal Padat yang Menjadi Tantangan

Berdasarkan jadwal resmi AFC, leg pertama babak 16 besar ACL 2 2025/2026 akan digelar di Stadion Ratchaburi, Ratchaburi, Thailand, pada 11 Februari 2026. Persib Bandung bertindak sebagai tim tamu dalam laga yang krusial tersebut.

Jika jadwal pertandingan BRI Super League kontra Borneo FC tetap tidak diubah, Maung Bandung harus langsung bersiap menghadapi Pesut Etam pada 16 Februari 2026. Selang hanya dua hari, Persib kembali bertindak sebagai tuan rumah untuk leg kedua melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada 18 Februari 2026.

Jarak yang sangat singkat ini menjadi tantangan besar bagi tim. Manajemen menilai perubahan jadwal menjadi solusi terbaik agar Persib bisa memaksimalkan performa di dua ajang sekaligus.

Fokus Persib pada Kesiapan Tim

Persib Bandung menekankan bahwa tujuan utama dari permohonan penjadwalan ulang adalah menjaga kondisi fisik dan mental pemain. Dengan persiapan yang optimal, tim bisa lebih fokus dan tampil dengan performa terbaik, baik di BRI Super League maupun di AFC Champions League Two.

Adhitia juga menambahkan bahwa pihak klub telah menyiapkan strategi latihan khusus untuk menghadapi kepadatan jadwal. Namun, penyesuaian jadwal tetap menjadi faktor penting agar program persiapan dapat berjalan efektif.

Optimisme untuk Putaran Kedua

Dengan adanya komunikasi aktif antara manajemen Persib dan I League, tim berharap jadwal pertandingan domestik bisa disesuaikan. Optimisme ini sejalan dengan harapan bahwa klub-klub lain akan mendukung perjuangan Persib di kancah Asia demi kepentingan bersama.

Persib Bandung menatap putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan tekad untuk tetap kompetitif, sambil menjaga peluang besar di ajang internasional. Kehadiran Maung Bandung di AFC Champions League Two menjadi momen penting untuk memperkuat reputasi Indonesia di level Asia.

Langkah manajemen yang proaktif ini menegaskan bahwa Persib tidak hanya fokus pada prestasi domestik, tetapi juga memikirkan dampak jangka panjang bagi sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Perjuangan di dua front kompetisi sekaligus menjadi tantangan yang memerlukan perencanaan matang, dan penjadwalan ulang diyakini menjadi salah satu kunci sukses Persib Bandung.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE