Persik Kediri memanfaatkan bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 dengan merekrut eks gelandang Arsenal, Jon Toral, untuk memperkuat lini tengah tim. Kehadiran pemain berpaspor Spanyol ini diharapkan mampu meningkatkan kreativitas serta keseimbangan permainan Macan Putih menjelang putaran kedua kompetisi.
Manajer Persik, M. Syahid Nur Ichsan, menjelaskan bahwa Jon Toral merupakan sosok pemain yang memiliki visi bermain mumpuni dan mampu menjadi pengatur ritme permainan di tengah lapangan. “Jon Toral adalah pemain dengan visi bermain yang baik. Kami berharap kehadirannya bisa membawa keseimbangan serta meningkatkan kreativitas permainan Persik di putaran kedua nanti,” ujarnya.
Karier Awal Jon Toral
Jon Toral memulai perjalanan sepak bolanya sejak usia muda di klub lokal UE Barri Santes Creus. Pada 2003, bakatnya menarik perhatian Barcelona hingga akhirnya bergabung dengan akademi La Masia, tempat lahirnya bintang-bintang dunia seperti Lionel Messi. Selama hampir delapan tahun menimba ilmu di La Masia, Toral mengasah kemampuan teknis, penguasaan bola, dan visi bermain yang kini menjadi ciri khasnya di lapangan tengah.
Pengalaman panjang di akademi top Eropa ini menjadi modal penting bagi Persik Kediri. Manajemen yakin bahwa kualitas teknis dan pemahaman strategi yang dimiliki Toral akan membantu tim tampil lebih kreatif dan terstruktur di putaran kedua BRI Super League.
Dari La Masia ke Arsenal
Setelah menimba ilmu di Barcelona, Toral berkesempatan menimba pengalaman di Premier League Inggris dengan bergabung bersama Arsenal. Selama berstatus sebagai pemain The Gunners, ia sempat dipinjamkan ke beberapa klub Liga Inggris seperti Brentford dan Birmingham City untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Selain itu, Toral juga pernah memperkuat Granada di Spanyol serta Glasgow Rangers di Skotlandia. Perjalanan kariernya di Eropa membuatnya dikenal sebagai gelandang serbabisa yang mampu bermain di berbagai posisi tengah, baik sebagai pengatur serangan maupun gelandang bertahan.
Setelah enam tahun bersama Arsenal, Jon Toral kembali berkompetisi di Championship, kasta kedua Liga Inggris, membela Hull City dan Birmingham City. Pengalaman bermain di berbagai liga ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan di sepak bola Indonesia, terutama di kompetisi BRI Super League yang semakin kompetitif.
Pengalaman di Liga Asia
Sebelum resmi bergabung dengan Persik Kediri, Jon Toral merumput di Liga India bersama Mumbai City FC. Selain itu, ia juga pernah merasakan pengalaman bermain di Liga Yunani bersama OFI Crete FC. Menurut manajemen Persik, pengalaman lintas benua tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa Toral dipilih sebagai rekrutan paruh musim.
“Dengan pengalaman bermain di berbagai negara dan kompetisi, kami optimis Jon Toral bisa cepat beradaptasi dengan sepak bola Indonesia dan bisa segera memberikan kontribusi positif untuk tim,” ujar Syahid.
Sosok Serbabisa di Lini Tengah
Jon Toral dikenal sebagai gelandang serbabisa. Selain mampu mengatur tempo permainan, ia juga memiliki kemampuan dalam membaca pergerakan lawan, mengirim umpan akurat, dan menambah daya serang tim. Karakter ini membuatnya sangat fleksibel untuk dirotasi sesuai kebutuhan taktik pelatih.
Manajer Persik menilai kehadiran Toral akan memberikan opsi lebih banyak dalam strategi tim, baik saat menyerang maupun bertahan. Dengan kemampuan adaptasinya yang tinggi, Toral diharapkan bisa menjadi penghubung yang solid antara lini tengah dan penyerang, sehingga Persik bisa tampil lebih agresif dan terorganisir.
Harapan Persik Kediri
Persik Kediri menatap putaran kedua BRI Super League dengan optimisme tinggi. Dengan tambahan pemain berpengalaman seperti Jon Toral, tim berharap bisa memperbaiki performa dan meningkatkan posisi di klasemen. Kehadiran gelandang ini diharapkan mampu menambah kualitas permainan, terutama dalam menciptakan peluang dan menjaga ritme tim.
Selain kontribusi di lapangan, manajemen juga menekankan pentingnya pengalaman internasional Toral untuk membimbing pemain muda Persik. Ia diharapkan bisa berbagi ilmu, taktik, dan etos kerja profesional yang diperoleh selama bermain di akademi top Eropa dan berbagai liga profesional.
“Jon Toral bukan hanya tambahan kualitas di lapangan, tapi juga contoh profesionalisme bagi pemain muda kita. Kami berharap kehadirannya bisa memacu tim untuk tampil lebih konsisten di setiap pertandingan,” jelas Syahid.
Dengan langkah strategis ini, Persik Kediri optimistis menghadapi sisa kompetisi. Kombinasi antara pemain lokal berbakat, naturalisasi, dan pemain asing berpengalaman seperti Jon Toral diyakini mampu menciptakan tim yang kompetitif, solid, dan siap bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026
BACA JUGA :












