Persija Jakarta menunjukkan aktivitas yang cukup signifikan di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Hingga Jumat (16/1/2026), Macan Kemayoran telah resmi mendatangkan dua pemain baru yang diyakini akan memperkuat skuad inti tim. Kedua rekrutan anyar tersebut adalah Fajar Fathurrahman, yang sebelumnya membela Borneo FC Samarinda, dan pemain asal Maroko, Alaeddine Ajaraie. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah daya gedor Persija serta menutup beberapa celah yang terlihat di paruh pertama musim ini.
Pelatih Mauricio Souza, yang dikenal setia dengan formasi andalan 3-4-3, diprediksi akan langsung memanfaatkan kedua pemain baru ini di tim utama. Fajar Fathurrahman kemungkinan akan mengisi posisi wingback kanan, peran yang memerlukan kombinasi antara kemampuan bertahan dan menyerang. Sementara itu, Alaeddine Ajaraie diproyeksikan menjadi opsi baru di lini depan sebagai penyerang tengah, mengingat kapasitasnya dalam mencetak gol dan kemampuannya bergerak di ruang sempit.
Dampak Kedatangan Pemain Baru terhadap Formasi Persija
Kehadiran Fajar dan Alaeddine diyakini akan memberikan dinamika baru bagi Persija Jakarta. Fajar Fathurrahman bukan sekadar pemain bertahan; ia memiliki kemampuan overlapping yang bagus dan sering kali menciptakan peluang dari sisi sayap. Dengan pengalaman bermain di Borneo FC, Fajar juga membawa mental juara dan pemahaman taktik yang matang, yang diharapkan dapat langsung menyesuaikan diri dengan filosofi Mauricio Souza.
Di sisi lain, Alaeddine Ajaraie menawarkan dimensi berbeda bagi lini depan Macan Kemayoran. Pemain Maroko ini dikenal memiliki insting gol yang tajam serta kemampuan menahan bola di depan. Kehadirannya diharapkan mampu memecah pertahanan lawan yang rapat, sekaligus memberikan opsi rotasi bagi penyerang lain seperti Allano dan Maxwell. Kombinasi ini diharapkan membuat lini serang Persija lebih fleksibel dan sulit diprediksi.
Posisi Kiper Masih Menjadi Sorotan
Meskipun lini depan dan sayap sudah diperkuat, posisi penjaga gawang menjadi salah satu area yang masih membutuhkan perhatian serius. Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa dinilai belum tampil konsisten sepanjang paruh pertama musim ini. Beberapa penampilan keduanya menunjukkan celah yang membuat Persija kebobolan gol-gol krusial.
Manajemen kabarnya sedang memantau opsi lain, salah satunya kiper asal Brasil bernama Pedro Caracoci. Rumor ini menunjukkan bahwa Persija berambisi menambah kualitas di lini belakang agar lebih solid dan kompetitif di paruh kedua musim. Keputusan ini juga menunjukkan keseriusan klub dalam menyesuaikan skuad demi target juara BRI Super League.
Prediksi Susunan Pemain Persija Setelah Kedatangan Dua Rekrutan Baru
Dengan mempertimbangkan kondisi skuad saat ini, Mauricio Souza kemungkinan akan menurunkan formasi 3-4-3 dengan susunan berikut:
Kiper: Carlos Eduardo
Bek: Thales Lira, Jordi Amat, Rizky Ridho
Tengah: Fajar Fathurrahman (wingback kanan), Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Dony Tri Pamungkas
Depan: Allano, Alaeddine Ajaraie, Maxwell
Formasi ini menunjukkan keseimbangan antara lini pertahanan, penguasaan tengah lapangan, dan serangan fleksibel. Kehadiran Fajar di sisi kanan memberikan opsi overlap, sementara lini tengah Persija tetap solid dengan Van Basty, Fabio, dan Dony. Lini depan yang mengandalkan Allano, Alaeddine, dan Maxwell diharapkan mampu memberikan kombinasi kecepatan, fisik, dan kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan.
Potensi Rotasi dan Strategi Mauricio Souza
Selain starter reguler, Mauricio Souza diperkirakan akan memaksimalkan rotasi untuk menjaga kebugaran pemain dan menyesuaikan strategi lawan. Kehadiran Alaeddine Ajaraie memberi fleksibilitas tambahan. Dalam pertandingan melawan tim yang bertahan rapat, Mauricio bisa menurunkan Alaeddine untuk menambah kekuatan fisik dan daya serang di menit-menit krusial.
Sementara itu, Fajar Fathurrahman berpotensi digeser ke posisi wingback kiri atau digunakan sebagai pengganti jika ada kebutuhan defensif. Rotasi semacam ini diharapkan menjaga keseimbangan skuad dan mengurangi risiko kelelahan pemain kunci menjelang paruh kedua musim.
Tantangan Paruh Kedua BRI Super League 2025/2026
Meski memiliki skuad lebih kompetitif, Persija Jakarta tetap menghadapi tantangan berat. Tim-tim pesaing juga aktif memperkuat diri, sehingga setiap pertandingan akan menuntut konsistensi performa. Kedatangan dua pemain baru tentu memberikan optimisme, namun integrasi mereka ke dalam sistem permainan Persija menjadi kunci sukses.
Mauricio Souza perlu menekankan adaptasi, komunikasi, dan pemahaman taktik agar Fajar dan Alaeddine bisa langsung berkontribusi maksimal. Kinerja lini belakang, terutama kiper dan tiga bek inti, juga menjadi sorotan utama dalam memastikan Persija tetap solid menghadapi serangan lawan.
Kesimpulan
Kedatangan Fajar Fathurrahman dan Alaeddine Ajaraie diprediksi membawa perubahan signifikan bagi susunan pemain Persija Jakarta. Dengan formasi 3-4-3, Mauricio Souza memiliki opsi baru yang membuat lini depan lebih dinamis dan sayap kanan lebih aktif menyerang.
Posisi kiper masih menjadi perhatian, sementara integrasi pemain baru menjadi faktor penting agar target juara BRI Super League 2025/2026 bisa tercapai. Dengan rotasi yang tepat dan strategi yang matang, Persija Jakarta diharapkan mampu tampil kompetitif dan memanfaatkan kekuatan baru untuk menanjak di klasemen paruh kedua musim ini.
BACA JUGA :












