Timnas Vietnam U-23 berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2026 yang digelar di Arab Saudi. Pencapaian ini sekaligus menunjukkan konsistensi Vietnam dalam menampilkan sepak bola berkualitas di level Asia, mengikuti jejak Timnas Indonesia U-23 yang berhasil menembus babak semifinal pada 2024.
Vietnam U-23 memastikan tiket semifinal setelah menyingkirkan Uni Emirat Arab (UEA) U-23 di babak perempat final yang berlangsung di Prince Abdullah Al Faisal Sports City Stadium, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan berjalan sengit dan penuh drama, bahkan harus ditentukan melalui perpanjangan waktu dua kali 15 menit.
Drama Perempat Final: Vietnam vs UEA
Laga dimulai dengan tempo tinggi dari kedua tim. Vietnam unggul lebih dahulu melalui gol Le Phat pada menit ke-39, namun keunggulan itu hanya bertahan singkat karena UEA mampu menyamakan kedudukan lewat gol Junior Ndiaye tiga menit kemudian.
Pada babak kedua, Vietnam kembali memimpin lewat gol Dinh Bac menit ke-62. Tidak lama kemudian, UEA menyamakan kedudukan melalui Mansoor Al Menhali pada menit ke-68, memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di babak tambahan, ketahanan fisik dan fokus tim Vietnam benar-benar terlihat. Pada menit ke-101, Minh Phúc berhasil mencetak gol kemenangan, membawa Vietnam unggul 3-2 sekaligus memastikan langkah mereka ke semifinal. Gol ini disambut euforia suporter dan menjadi bukti determinasi tinggi para pemain Vietnam U-23.
Kim Sang-sik Bangga dengan Penampilan Tim
Pelatih Vietnam U-23, Kim Sang-sik, tidak bisa menyembunyikan kebanggaannya atas perjuangan para pemain selama 120 menit. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini menegaskan posisi Vietnam sebagai kekuatan sepak bola Asia yang tidak bisa dianggap remeh.
“Saya sangat bangga dengan seluruh pemain yang telah berusaha maksimal selama 120 menit. Terima kasih juga kepada semua penggemar yang hadir di stadion dan menonton di televisi. Tim ini telah menunjukkan kualitas sepak bola yang tinggi, dan saya bangga dengan mereka semua,” ucap Kim Sang-sik kepada media usai pertandingan.
Pelatih asal Korea Selatan ini menambahkan, pertandingan ini sekaligus membuktikan bahwa Vietnam U-23 mampu bersaing di level Asia, baik dari sisi teknik maupun mental juang.
Keunggulan Ketahanan Fisik Jadi Kunci
Salah satu faktor penentu kemenangan Vietnam menurut Kim Sang-sik adalah ketahanan fisik para pemainnya. Meski pertandingan berlangsung melelahkan, kondisi fisik pemain Vietnam tetap prima dibanding UEA.
“Sebelum babak tambahan, pemain sudah sangat kelelahan, tapi kondisi fisik kami masih lebih baik daripada lawan. Oleh karena itu, saya mendorong mereka untuk terus menyerang. Saya bersyukur pemain menjalankan instruksi dengan baik dan menunjukkan semangat juang tinggi,” terang Kim.
Selain itu, strategi pergantian pemain juga berjalan efektif. Misalnya, masuknya Anh Quân sebagai bek di babak kedua berhasil menutup sisi sayap lawan, mencegah umpan silang, dan mengurangi peluang kebobolan tambahan. Hal ini menjadi bukti pemahaman taktik yang baik serta kedisiplinan pemain Vietnam U-23.
Menunggu Lawan di Semifinal
Dengan lolos ke semifinal, Vietnam U-23 mengulang pencapaian delapan tahun silam, saat mereka bahkan mampu menembus partai final sebelum kalah dari Uzbekistan. Kini, Vietnam tinggal menunggu pemenang laga antara Uzbekistan dan China yang akan menentukan lawan mereka di semifinal. Semifinal dijadwalkan berlangsung Selasa (20/1/2026).
Kim Sang-sik menegaskan, timnya akan memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri lebih matang. “Para pemain telah bekerja sangat keras untuk mencapai hasil ini. Kami akan mempersiapkan diri lebih baik lagi agar bisa memberikan penampilan yang lebih optimal di semifinal,” ujarnya.
Profil Pemain Kunci
Beberapa pemain Vietnam menunjukkan kualitas luar biasa sepanjang babak perempat final. Le Phat dan Dinh Bac menjadi pengatur serangan, Minh Phúc mencetak gol kemenangan yang menentukan, sementara Khuat Van Khang dan Anh Quân menunjukkan ketahanan fisik dan disiplin taktik yang sangat tinggi. Kombinasi ini menjadi modal penting Vietnam menghadapi semifinal.
Optimisme Vietnam U-23
Lolosnya Vietnam ke semifinal tidak hanya membangkitkan rasa bangga nasional, tetapi juga meningkatkan optimisme suporter terhadap potensi tim di Piala Asia U-23 2026. Kim Sang-sik percaya bahwa timnya mampu bersaing ketat dengan siapa pun di level Asia, asalkan tetap menjaga fisik, fokus, dan konsistensi permainan.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat, ketahanan fisik prima, dan strategi pelatih yang matang, Vietnam U-23 siap menunjukkan performa maksimal di babak semifinal. Publik Asia Tenggara tentu menantikan apakah mereka mampu melangkah lebih jauh, bahkan menembus partai final seperti pencapaian sebelumnya.
Vietnam U-23 kini menjadi simbol kerja keras, disiplin, dan ketangguhan fisik di kancah Piala Asia U-23 2026, sekaligus menegaskan bahwa sepak bola Asia Tenggara tidak kalah bersaing dengan tim-tim kuat di benua Asia.
BACA JUGA :












