1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persik Kediri Incar Striker Asing demi Tingkatkan Ketajaman Lini Serang

Persik Kediri mulai bergerak aktif menjelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Evaluasi menyeluruh dilakukan oleh tim pelatih dan manajemen, dengan satu fokus utama yang kini menjadi sorotan: lini serang. Pelatih Persik, Marcos Reina, secara terbuka mengakui bahwa performa sektor depan Tim Macan Putih belum sepenuhnya memuaskan dan masih membutuhkan peningkatan signifikan.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai bahwa produktivitas gol Persik belum seimbang jika dibandingkan dengan target yang ingin dicapai di putaran kedua. Oleh karena itu, manajemen Persik mulai membuka opsi untuk merekrut satu striker asing tambahan guna menambah daya gedor tim.

Produktivitas Gol Masih Jadi Catatan

Berdasarkan data putaran pertama BRI Super League, Persik Kediri mencatatkan 19 gol dari 17 pertandingan. Di sisi lain, mereka juga kebobolan 26 gol. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kontribusi lini depan belum cukup optimal untuk menopang ambisi Persik bersaing lebih konsisten di papan tengah klasemen.

Dari total gol yang dicetak, sebagian besar bergantung pada dua nama utama. Jose Enrique menjadi top skor tim dengan koleksi enam gol, disusul Ezra Walian yang menyumbang lima gol. Sementara itu, kontribusi dari lini kedua datang dari gelandang Imanol Garcia dengan torehan tiga gol.

Distribusi gol yang tidak merata inilah yang menjadi bahan evaluasi utama Marcos Reina. Ketergantungan pada dua pemain di lini depan dinilai berisiko, terutama saat memasuki putaran kedua yang biasanya berlangsung lebih ketat dan penuh kejutan.

Persik Masih Punya Slot Pemain Asing

Keuntungan bagi Persik Kediri adalah masih tersedianya satu slot pemain asing yang belum terpakai. Kondisi ini memberi ruang manuver bagi manajemen untuk melakukan perekrutan strategis tanpa harus melepas pemain yang sudah ada.

Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, mengonfirmasi bahwa pencarian striker asing baru sudah masuk dalam agenda utama klub. Namun, ia menegaskan bahwa proses perekrutan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

Menurut Syahid, Persik menginginkan pemain depan yang benar-benar memiliki kualitas di atas rata-rata, baik dari sisi teknis, fisik, maupun mental bertanding. Tantangannya, pemain dengan kriteria tersebut umumnya berada di level harga yang cukup tinggi, sehingga klub harus melakukan perhitungan matang.

Putaran Kedua Lebih Ketat dan Kompetitif

Marcos Reina menyadari bahwa putaran kedua BRI Super League akan berjalan jauh lebih sengit dibandingkan paruh pertama musim. Tim-tim papan bawah biasanya mulai bangkit, sementara klub-klub pesaing di papan tengah dan atas semakin agresif dalam memperbaiki skuad.

Jika Persik hanya mengandalkan Jose Enrique dan Ezra Walian sebagai tumpuan utama, opsi di lini serang dinilai terlalu terbatas. Kondisi ini bisa menjadi masalah serius ketika salah satu pemain mengalami penurunan performa, cedera, atau akumulasi kartu.

Karena itu, kehadiran striker asing baru diharapkan mampu memberikan variasi serangan, sekaligus meningkatkan persaingan sehat di dalam tim.

Mencari Penyerang dengan Karakter Agresif

Marcos Reina menegaskan bahwa kriteria striker yang dicari bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga pemain dengan karakter agresif dan berani mengambil risiko di area pertahanan lawan. Ia menginginkan penyerang yang aktif menekan, kuat dalam duel, dan mampu menciptakan peluang dari situasi sulit.

Menurutnya, Persik sudah cukup solid di lini belakang dan tengah setelah melakukan beberapa penyesuaian komposisi pemain. Oleh karena itu, fokus perekrutan kini sepenuhnya diarahkan ke sektor penyerangan.

Reina juga menyebut bahwa ia ingin menghadirkan pemain yang bisa langsung beradaptasi dengan gaya bermain tim serta intensitas kompetisi di Indonesia.

Manajemen Tak Ingin Salah Langkah

Meski kebutuhan akan striker asing terbilang mendesak, manajemen Persik tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Syahid Nur Ichsan menegaskan bahwa klub tidak ingin mengulang kesalahan dengan merekrut pemain yang tidak sesuai kebutuhan tim.

Proses scouting dan negosiasi dilakukan secara bertahap, termasuk mempelajari rekam jejak calon pemain, kondisi fisik, serta kesesuaian dengan skema permainan Marcos Reina. Persik juga mempertimbangkan faktor nonteknis, seperti profesionalisme dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Pendekatan ini dilakukan agar pemain yang didatangkan benar-benar memberikan dampak instan, bukan sekadar menambah jumlah pemain asing di dalam skuad.

Target Persik di Putaran Kedua

Dengan rencana penambahan striker asing, Persik Kediri berharap bisa tampil lebih agresif dan produktif di putaran kedua BRI Super League. Manajemen menargetkan performa yang lebih stabil, terutama saat menghadapi laga-laga krusial melawan tim papan atas maupun pesaing langsung di klasemen.

Ketajaman lini depan diyakini akan menjadi kunci bagi Persik untuk mengamankan poin-poin penting dan menjauh dari zona berbahaya. Kehadiran bomber asing baru diharapkan mampu menjadi pembeda sekaligus solusi atas masalah produktivitas gol yang selama ini membayangi Tim Macan Putih.

Jika proses perekrutan berjalan sesuai rencana, Persik optimistis bisa tampil lebih kompetitif dan memberikan warna tersendiri dalam persaingan ketat BRI Super League musim ini.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE