1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Madura United Optimistis Hadapi Persija Jakarta di BRI Super League

Madura United bersiap menghadapi tantangan besar pada awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu dijadwalkan bertemu Persija Jakarta pada laga pekan ke-18 yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (23/01/2026). Menjelang laga krusial tersebut, pelatih Madura United, Carlos Parreira, menegaskan bahwa timnya siap memberikan perlawanan sengit kepada tuan rumah.

Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Madura United untuk memulai paruh kedua musim dengan hasil positif. Meski berstatus tim tamu dan menghadapi lawan kuat, Parreira menilai anak asuhnya berada dalam kondisi yang semakin siap, baik dari sisi fisik maupun taktikal.

Jeda Paruh Musim Dimanfaatkan Secara Maksimal

Carlos Parreira mengungkapkan bahwa masa jeda paruh musim dimanfaatkan dengan baik oleh Madura United. Walaupun tidak menjalani pemusatan latihan khusus, tim tetap menjalankan program latihan terstruktur untuk menjaga kebugaran pemain sekaligus memperdalam pemahaman taktik.

Menurut Parreira, fokus utama selama jeda kompetisi adalah memperbaiki detail permainan dan meningkatkan intensitas latihan agar para pemain siap menghadapi ritme pertandingan yang lebih tinggi di putaran kedua. Ia menilai konsistensi latihan menjadi kunci agar performa tim tidak menurun setelah libur singkat.

Pendekatan ini dilakukan agar Madura United tetap kompetitif, terutama mengingat ketatnya persaingan di papan tengah dan bawah klasemen.

Dua Penyerang Baru Jadi Sorotan

Salah satu perhatian utama dalam persiapan Madura United adalah kehadiran dua penyerang anyar, Riquelme Sousa dan Junior Brandao. Integrasi kedua pemain tersebut ke dalam skema permainan menjadi prioritas tim pelatih.

Khusus untuk Junior Brandao, sosok ini bukan nama asing bagi Madura United. Penyerang asal Brasil tersebut sempat memperkuat Laskar Sape Kerrap pada paruh pertama musim 2023/2024, sehingga diharapkan proses adaptasinya berjalan lebih cepat.

Parreira menilai kehadiran dua penyerang baru ini memberikan dimensi berbeda pada lini depan Madura United. Selain menambah variasi serangan, keduanya juga memperkaya opsi yang dimiliki tim, baik untuk starter maupun dari bangku cadangan.

Kedalaman Skuad Semakin Kuat

Carlos Parreira mengaku puas dengan perkembangan timnya selama masa persiapan. Ia menyebut bahwa perekrutan pemain baru membuat skuad Madura United menjadi lebih kompetitif secara keseluruhan.

Menurutnya, kedalaman tim kini lebih baik dibandingkan putaran pertama. Dengan lebih banyak opsi di bangku cadangan, Madura United memiliki fleksibilitas dalam mengatur strategi sesuai kebutuhan pertandingan.

Kondisi ini menjadi modal penting, terutama saat menghadapi tim-tim besar seperti Persija Jakarta yang memiliki kualitas merata di setiap lini.

Kombinasi Permainan Terus Meningkat

Parreira juga menyoroti peningkatan kombinasi permainan timnya, khususnya di lini serang. Ia menyebut proses adaptasi Riquelme Sousa dan Junior Brandao berjalan cukup baik, baik dalam sesi latihan maupun simulasi pertandingan.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, pemahaman antar pemain semakin meningkat dari hari ke hari. Pola serangan yang dibangun mulai terlihat lebih variatif, dengan pergerakan tanpa bola yang lebih efektif.

Ia optimistis bahwa dengan berjalannya waktu, Madura United akan tampil semakin berbahaya, terutama dalam memanfaatkan peluang di sepertiga akhir lapangan.

Posisi Klasemen Jadi Motivasi Tambahan

Pada paruh pertama musim, Madura United mengoleksi 17 poin dan menempati peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Super League. Posisi tersebut membuat mereka hanya berjarak tujuh poin dari Persis Solo yang berada di batas akhir zona degradasi.

Situasi ini menjadi motivasi tambahan bagi Madura United untuk tampil lebih agresif di putaran kedua. Setiap poin menjadi sangat berharga, terutama dalam laga-laga berat melawan tim papan atas.

Carlos Parreira menegaskan bahwa target utama timnya adalah menjauh dari zona merah secepat mungkin dengan cara mengumpulkan poin secara konsisten.

Persija Jakarta Bukan Lawan Mudah

Menghadapi Persija Jakarta di SUGBK jelas bukan tugas ringan. Tim Macan Kemayoran dikenal memiliki kualitas tinggi, terutama dalam permainan menyerang dan situasi bola mati.

Parreira mengakui bahwa Persija adalah salah satu tim elite di BRI Super League. Ia bersama staf pelatih telah menganalisis banyak pertandingan Persija untuk memahami kekuatan dan kelemahan calon lawannya tersebut.

Menurutnya, Persija memiliki pemain-pemain berbahaya yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat, sehingga Madura United harus tampil disiplin dan fokus sepanjang laga.

Persija Bertekad Bangkit

Persija Jakarta dipastikan tampil dengan motivasi tinggi setelah menelan kekalahan dari Persib Bandung pada laga terakhir putaran pertama. Hasil tersebut membuat Persija gagal menutup paruh musim dengan kemenangan, sekaligus melihat rival abadinya keluar sebagai juara paruh musim.

Kondisi ini membuat laga kontra Madura United diprediksi berlangsung dengan intensitas tinggi. Parreira menilai Persija akan tampil agresif sejak awal untuk kembali ke jalur kemenangan.

Meski demikian, Madura United tidak datang ke Jakarta hanya untuk bertahan. Parreira menegaskan bahwa timnya siap memberikan perlawanan dan memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Janji Perlawanan Sengit dari Madura United

Carlos Parreira menutup dengan keyakinan bahwa Madura United mampu menunjukkan kualitasnya. Ia percaya dengan perkembangan tim yang semakin solid, Laskar Sape Kerrap bisa tampil kompetitif meski menghadapi lawan berat.

Dengan persiapan yang matang, tambahan kekuatan di lini depan, serta motivasi untuk memperbaiki posisi klasemen, Madura United siap menjadikan laga melawan Persija Jakarta sebagai panggung pembuktian di awal putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE