1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Persik Kediri Evaluasi Total Pertahanan Jelang Duel Kontra Bali United

Kekalahan telak 0-4 dari Malut United pada pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 menjadi tamparan keras bagi Persik Kediri. Namun alih-alih terpuruk, hasil buruk tersebut justru memantik respons cepat dari pelatih Macan Putih, Marcos Reina Torres. Pelatih asal Spanyol itu langsung mengalihkan fokus pada pembenahan lini belakang agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.

Persik dijadwalkan menjamu Bali United pada pekan ke-19 BRI Super League di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (30/1/2026). Laga ini menjadi ujian penting bagi Persik yang tengah berusaha bangkit dari tren negatif, sekaligus momentum untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Marcos Reina menilai bahwa sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah terbesar timnya. Ia tidak ingin lagi Persik kebobolan gol-gol mudah, terutama dari skema sederhana seperti yang terjadi saat menghadapi Malut United.

“Kekalahan dari Malut United memang menyakitkan. Namun ada dua hal penting yang bisa kami ambil. Sebelum kartu merah, kami sempat bermain cukup baik. Sayangnya, dari sisi negatif, kami kemasukan gol-gol yang terlalu mudah,” ujar Marcos Reina.

Evaluasi Total Lini Pertahanan Persik Kediri

Usai pertandingan tersebut, staf pelatih Persik langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap organisasi pertahanan. Marcos Reina menegaskan bahwa pembenahan tidak hanya menyasar individu pemain, tetapi juga koordinasi antarlini yang dinilai masih belum solid.

Menurutnya, kesalahan posisi, kurangnya komunikasi, serta lambatnya transisi bertahan menjadi faktor utama yang membuat Persik mudah dieksploitasi lawan. Hal ini menjadi perhatian serius menjelang laga kontra Bali United yang dikenal memiliki lini serang cepat dan efektif.

Marcos Reina juga menekankan pentingnya disiplin bertahan sejak menit awal. Ia tidak ingin anak asuhnya kembali kehilangan fokus, apalagi bermain di hadapan pendukung sendiri yang berharap kebangkitan Macan Putih.

Pendatang Baru Masih Butuh Waktu Adaptasi

Selain soal pertahanan, Marcos Reina turut menyoroti kondisi beberapa pemain anyar, khususnya Jon Toral dan Adrian Luna. Kedua pemain asing tersebut dinilai menunjukkan progres positif, meski belum berada pada level kebugaran ideal.

“Saya melihat Jon Toral dan Adrian Luna sudah jauh lebih baik. Kita tahu mereka datang dari Liga India dan sempat tidak berlatih selama beberapa minggu. Jadi sekarang mereka harus mengejar ketertinggalan kondisi fisik agar setara dengan pemain lain,” ungkap Marcos Reina.

Ia mengaku cukup puas dengan perkembangan keduanya dalam sesi latihan. Hal itu memberikan opsi tambahan bagi tim pelatih untuk menyusun komposisi terbaik saat menghadapi Bali United.

Meski demikian, Marcos Reina masih berhati-hati dalam menentukan peran mereka. Ia menegaskan bahwa kondisi fisik pemain tetap menjadi prioritas agar performa di lapangan bisa maksimal dan berkelanjutan.

Peluang Bermain Masih Terbuka

Marcos Reina membuka peluang bagi Jon Toral dan Adrian Luna untuk tampil, meski menit bermain mereka akan disesuaikan dengan kondisi terkini. Menurutnya, keduanya belum 100 persen siap, namun sudah menunjukkan peningkatan signifikan.

“Sekarang mereka sudah sedikit lebih baik, meskipun belum sepenuhnya fit. Saya yakin dalam satu minggu ke depan kondisi mereka akan jauh lebih optimal,” jelasnya.

Kehadiran dua pemain tersebut diharapkan mampu memberikan variasi permainan, terutama dalam membangun serangan dan menjaga keseimbangan tim. Marcos Reina ingin memastikan bahwa setiap pemain yang diturunkan benar-benar siap menjalankan tugasnya.

Laga Kandang Jadi Titik Balik Persik

Bermain di Stadion Brawijaya menjadi keuntungan tersendiri bagi Persik Kediri. Marcos Reina berharap dukungan penuh Persikmania dapat menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Ezra Walian dan kawan-kawan.

Pelatih asal Spanyol itu menilai laga melawan Bali United sebagai momentum penting untuk menjadikan kekalahan dari Malut United sebagai pelajaran berharga. Ia ingin melihat reaksi positif dari para pemain, terutama dari segi mental bertanding dan determinasi di lapangan.

“Bermain di kandang selalu memberikan energi berbeda. Kami ingin menjadikan pertandingan ini sebagai titik balik, bukan hanya dari segi hasil, tetapi juga performa,” ujarnya.

Target Tiga Poin di Depan Publik Sendiri

Persik Kediri menyadari bahwa posisi mereka di klasemen belum aman. Oleh karena itu, setiap laga kini memiliki arti krusial. Marcos Reina menegaskan bahwa target utama tetap meraih tiga poin, meskipun lawan yang dihadapi memiliki kualitas tinggi.

Ia meminta para pemain untuk bekerja lebih keras, menjaga fokus sepanjang pertandingan, serta meminimalkan kesalahan sendiri. Menurutnya, hasil positif hanya bisa diraih jika seluruh elemen tim bermain disiplin dan saling mendukung.

Dengan pembenahan lini belakang, peningkatan kondisi pemain anyar, serta dukungan penuh suporter, Persik berharap mampu tampil lebih solid dan mengamankan poin maksimal di kandang sendiri. Laga kontra Bali United pun menjadi penentu arah kebangkitan Macan Putih di putaran kedua BRI Super League 2025/2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE