1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Analisis Taktik Persebaya vs Borneo FC di BRI Super League

Lanjutan pekan ke-15 BRI Super League 2025/2026 akan menghadirkan laga sarat gengsi ketika Persebaya Surabaya menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (20/12/2025) malam WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan dua tim dengan ambisi berbeda, namun sama-sama krusial bagi perjalanan musim mereka.

Borneo FC datang ke Surabaya dengan status pemuncak klasemen sementara. Pesut Etam masih mengoleksi 33 poin dan tetap berada di puncak meski tren sempurna mereka sedikit terganggu. Di sisi lain, Persebaya bertekad memanfaatkan dukungan penuh Bonek untuk memperbaiki posisi di papan tengah sekaligus menguji konsistensi sang pemimpin klasemen.

Situasi Klasemen dan Tekanan yang Mengiringi

Borneo FC sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun, sebuah rekor impresif yang menunjukkan stabilitas permainan sejak awal musim. Namun, dua laga terakhir menghadirkan noda kecil setelah mereka tumbang dari Bali United dan Persib Bandung. Hasil tersebut membuat jarak dengan pesaing terdekat, Persija Jakarta, kini hanya terpaut empat poin.

Bagi tim sekelas Borneo FC, margin tersebut terbilang tipis. Setiap pertandingan kini bernilai strategis, bukan hanya untuk mempertahankan posisi puncak, tetapi juga menjaga momentum dan kepercayaan diri tim. Kekalahan atau hasil imbang di Surabaya berpotensi membuka persaingan gelar semakin lebar.

Sementara itu, Persebaya masih berada di posisi sembilan klasemen dengan 18 poin. Performa Green Force belum sepenuhnya stabil, meski hasil imbang 1-1 melawan PSM Makassar pada laga sebelumnya memberi sedikit suntikan moral. Bermain di kandang sendiri, Persebaya melihat laga ini sebagai momentum kebangkitan.

Persebaya Tanpa Pelatih Utama di Pinggir Lapangan

Menjelang big match ini, Persebaya menghadapi situasi tak ideal di area teknis. Klub asal Surabaya tersebut belum memiliki pelatih kepala definitif setelah berpisah dengan Eduardo Pérez. Untuk sementara, tim masih berada di bawah arahan staf internal.

Pelatih lokal Uston Nawawi sejatinya menjalankan peran penting dalam transisi ini. Namun, ia dipastikan tidak bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan karena terkena akumulasi kartu kuning sebagai ofisial. Dua kartu tersebut didapat saat laga melawan Persija Jakarta dan Bhayangkara FC.

Sebagai solusi, Persebaya akan dipimpin oleh Shin Sang-gyu, pelatih fisik asal Korea Selatan yang ditunjuk sebagai caretaker di laga ini. Meski bukan sosok yang dikenal sebagai ahli taktik, Shin Sang-gyu memiliki pengalaman panjang di level klub dan tim nasional, termasuk FC Seoul, Timnas China U-23, hingga Timnas Indonesia.

Diperkirakan, ia akan tetap menerapkan kerangka taktik yang telah disiapkan Uston Nawawi, dengan formasi 4-3-3 sebagai dasar permainan. Fokus utama Persebaya diyakini akan berada pada disiplin bertahan dan transisi cepat, mengingat kekuatan Borneo FC dalam menyerang.

Fabio Lefundes dan Misi Hentikan Tren Minor

Di kubu tim tamu, perhatian tertuju pada sosok Fabio Lefundes. Pelatih asal Brasil tersebut menjadi salah satu figur paling menonjol di BRI Super League musim ini. Pada musim pertamanya bersama Borneo FC, Lefundes langsung menunjukkan sentuhan magis dengan rangkaian kemenangan beruntun yang membawa timnya ke puncak klasemen.

Statistik Borneo FC di bawah arahan Lefundes terbilang impresif. Dari 13 pertandingan, mereka mampu mencetak 25 gol dan hanya kebobolan delapan kali. Selisih gol positif 17 mencerminkan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan soliditas bertahan.

Menariknya, Lefundes kerap menggunakan formasi 4-3-3 dengan pendekatan defensif yang fleksibel. Pola ini memungkinkan Borneo FC tetap rapat saat kehilangan bola, namun sangat cepat berubah menjadi tim menyerang ketika transisi terjadi. Dua kekalahan terakhir menjadi alarm penting bagi Lefundes untuk melakukan evaluasi, terutama dalam menjaga konsentrasi tim sepanjang 90 menit.

Adu Strategi yang Menentukan Arah Laga

Pertandingan ini bukan sekadar bentrokan dua tim besar, tetapi juga adu kecerdikan di area taktik. Persebaya dengan segala keterbatasannya akan mengandalkan semangat kolektif dan dukungan suporter. Sementara Borneo FC datang dengan reputasi sebagai tim paling konsisten sejauh musim ini.

Bagi Persebaya, hasil positif bisa menjadi titik balik musim. Sedangkan bagi Borneo FC, kemenangan di Gelora Bung Tomo akan menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara. Dengan latar belakang tersebut, big match pekan ke-15 ini dipastikan menyajikan tensi tinggi dan duel strategi yang menarik hingga peluit akhir berbunyi.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE