PSS Sleman mulai memetakan strategi jelang putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026. Putaran ini menjadi fase penting bagi tim berjuluk Super Elang Jawa untuk mengamankan tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya harus siap menghadapi sejumlah tantangan berat, khususnya pada empat laga tandang yang diprediksi krusial.
Ansyari menjelaskan bahwa fase putaran ketiga akan menentukan peluang tim meraih posisi teratas di klasemen Grup Timur. “Kalau masalah putaran ketiga kami ada empat laga away. Jadi mungkin kita lawan Barito Putera, Lamongan, Kendal Tornado, dan Persiba. Laga-laga ini akan menjadi tolok ukur kesiapan tim,” ujar Ansyari.
Sistem pertandingan putaran ketiga berbeda dengan putaran sebelumnya. Status tuan rumah ditentukan berdasarkan posisi klasemen setelah putaran kedua. Klub yang finis di peringkat 1-5 mendapatkan lima jatah kandang dan empat laga tandang. Hal ini membuat setiap poin yang diraih pada putaran kedua menjadi sangat menentukan.
Finis di Posisi Ketiga, Tantangan Tandang Semakin Berat
PSS Sleman menutup putaran kedua di posisi ketiga Grup Timur dengan koleksi 36 poin. Posisi ini membuat mereka menjalani empat laga tandang melawan tim-tim kuat. Laskar Sembada dijadwalkan berhadapan dengan Barito Putera, Kendal Tornado FC, Persela Lamongan, dan Persiba Balikpapan.
Di sisi lain, PSS juga tetap memiliki kesempatan memaksimalkan keuntungan kandang. Tim asuhan Ansyari akan menjamu Persipura Jayapura, Deltras FC, Persiku Kudus, PSIS Semarang, dan Persipal Palu FC. Dengan jadwal ini, Ansyari optimistis timnya dapat meraih hasil maksimal meski sebagian besar pertandingan berat harus dijalani di luar kandang.
“Tapi rekor kita kalau main away menurut saya tidak ada masalah. Sekarang kita urutan ketiga, tetapi mudah-mudahan di akhir putaran ketiga kita bisa naik ke posisi pertama,” kata Ansyari. Optimisme ini didasari oleh pengalaman tim menghadapi laga tandang di putaran sebelumnya.
Tren Kemenangan Kandang Menurun
Ansyari juga menyoroti faktor menurunnya tren kemenangan PSS ketika bermain di kandang selama putaran kedua. Menurut pelatih asal Medan ini, badai cedera menjadi kendala utama. Beberapa pemain inti seperti Cleberson dan Injay harus absen, sehingga performa tim sedikit terganggu.
“Kami kehilangan banyak pemain utama. Banyak yang cedera. Selain itu, tim-tim lain juga semakin berbenah. Tidak mudah untuk mempertahankan tren kemenangan seperti putaran pertama,” jelas Ansyari.
Pelatih berpengalaman ini menegaskan bahwa kompetisi Pegadaian Championship semakin kompetitif. Setiap tim berjuang keras untuk meraih hasil maksimal, sehingga kemenangan besar pada putaran sebelumnya tidak bisa dijadikan patokan. “Jadi tidak bisa kita bilang di putaran pertama menang banyak, putaran kedua tentu bisa lebih banyak lagi. Semua tim sekarang berjuang lebih baik,” tutupnya.
Strategi dan Persiapan PSS Sleman
Menghadapi jadwal padat putaran ketiga, PSS Sleman mempersiapkan strategi matang. Latihan fokus pada taktik tandang dan menjaga kebugaran pemain menjadi prioritas utama. Ansyari Lubis juga menekankan pentingnya rotasi pemain untuk menjaga performa sepanjang putaran ketiga.
Selain itu, pelatih juga memetakan lawan berdasarkan analisis pertandingan sebelumnya. Setiap tim memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing, sehingga Ansyari berharap strategi yang tepat dapat memaksimalkan peluang meraih kemenangan.
Harapan Bobotoh dan Target Tim
Dukungan suporter, Bobotoh Sleman, menjadi faktor tambahan yang penting bagi tim. Dengan antusiasme yang tinggi, Ansyari yakin semangat para pemain akan tetap terjaga, meskipun menghadapi tekanan pertandingan tandang.
Target PSS Sleman di putaran ketiga tidak hanya mempertahankan posisi di papan atas, tetapi juga memperkuat peluang promosi ke Liga 1. Setiap poin menjadi sangat penting, terutama pada laga-laga krusial melawan tim-tim papan atas Grup Timur.
Optimisme Jelang Putaran Ketiga
Meskipun tantangan berat menanti, Ansyari Lubis tetap optimistis. Pengalaman menghadapi jadwal padat dan pemain-pemain yang mulai pulih dari cedera membuatnya yakin tim bisa menghadapi putaran ketiga dengan baik. Strategi matang, disiplin permainan, dan fokus pada target menjadi kunci PSS untuk menembus posisi pertama klasemen.
Dengan persiapan yang tepat dan dukungan penuh Bobotoh, PSS Sleman siap menghadapi putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026, menjalani empat laga tandang krusial, dan berjuang merebut tiket promosi ke Liga 1 musim depan.
BACA JUGA :












