Federico Barba memastikan akan mengakhiri perjalanannya bersama Persib Bandung lebih cepat dari rencana awal. Bek asal Italia berusia 32 tahun itu memutuskan kembali ke Eropa meski baru setengah musim memperkuat Maung Bandung di ajang BRI Super League 2025/2026. Keputusan tersebut sontak mengejutkan publik sepak bola nasional, terutama Bobotoh yang sudah terlanjur menaruh harapan besar kepadanya.
Barba bergabung dengan Persib pada awal musim 2025/2026 dengan status pemain berpengalaman Eropa. Kehadirannya diharapkan menjadi solusi bagi lini belakang Persib, baik dari sisi kepemimpinan, ketenangan, maupun kualitas bertahan. Dalam waktu singkat, Barba memang menunjukkan kapasitasnya sebagai bek modern yang solid dan cerdas membaca permainan.
Namun, di tengah performa yang relatif stabil, kabar kepergian Barba mulai berembus kencang dalam beberapa pekan terakhir. Rumor tersebut akhirnya dikonfirmasi langsung oleh sang pemain melalui pernyataan terbuka yang menyentuh hati para pendukung Persib.
Alasan Keluarga Jadi Faktor Penentu
Federico Barba secara terbuka mengungkapkan bahwa alasan utama keputusannya meninggalkan Persib adalah persoalan keluarga. Mantan pemain Como 1907 itu menyebut ada masalah serius yang mengharuskannya kembali ke Eropa dalam waktu dekat.
Barba menyampaikan penjelasan tersebut melalui balasan komentar kepada Bobotoh di akun Instagram pribadinya, @fedebarba19, pada Senin 5 Januari 2026. Ia memilih menjawab langsung kegelisahan suporter yang mempertanyakan masa depannya bersama Persib.
“Saya minta maaf harus meninggalkan kalian, tetapi kami harus kembali ke Eropa karena masalah keluarga,” tulis Barba.
Ia juga menegaskan bahwa keputusannya bukan didasari oleh urusan teknis sepak bola atau ketidaknyamanan di Bandung. Menurutnya, keluarga adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar.
“Saya tidak tahu di mana saya akan bermain, tetapi saya harus kembali ke Eropa demi kebaikan keluarga saya,” lanjutnya.
Permintaan Maaf untuk Bobotoh
Dalam pernyataannya, Federico Barba menunjukkan sikap yang sangat profesional dan penuh empati. Ia menyadari keputusannya bisa mengecewakan banyak pihak, terutama Bobotoh yang selalu memberikan dukungan luar biasa sejak hari pertama dirinya mengenakan seragam Persib.
“Terima kasih atas pesan ini. Justru saya yang meminta maaf kepada kalian semua,” ungkap Barba.
Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang dan bukan sesuatu yang mudah. Masalah keluarga yang serius membuatnya harus segera kembali ke Eropa, meski ia merasa nyaman dan bahagia selama berada di Bandung.
Ungkapan ini mendapat beragam respons dari Bobotoh. Sebagian besar memberikan dukungan moral dan mendoakan yang terbaik bagi Barba dan keluarganya. Sikap terbuka sang pemain dinilai sebagai bentuk penghormatan kepada suporter dan klub.
Destinasi Eropa Mulai Tercium
Seiring konfirmasi kepergiannya, spekulasi mengenai klub tujuan Federico Barba mulai mencuat. Nama Pescara, klub yang saat ini berada di papan bawah Serie B 2025/2026, disebut-sebut menjadi destinasi paling memungkinkan.
Meski demikian, Barba menegaskan dirinya belum mengetahui secara pasti klub mana yang akan dibelanya. Fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan urusan keluarga sebelum kembali memikirkan karier sepak bolanya.
Pihak Persib Bandung sendiri hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kepergian Barba. Namun, situasi ini jelas membuat manajemen harus bergerak cepat mencari pengganti, mengingat peran penting Barba di jantung pertahanan.
Laga Terakhir Bersama Persib
Tanpa disadari banyak pihak, pertandingan terakhir Federico Barba bersama Persib telah terjadi. Ia tampil dalam kemenangan 1-0 atas PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 27 Desember 2025. Laga tersebut kini menjadi penampilan pamungkas Barba dengan seragam biru kebanggaan Maung Bandung.
Dalam pertandingan itu, Barba kembali menunjukkan performa solid yang menjadi ciri khasnya. Ia tampil tenang, disiplin, dan berperan besar menjaga clean sheet Persib.
Kepergian Barba setelah laga tersebut menambah nuansa emosional, karena ia meninggalkan klub dalam kondisi performa yang cukup stabil dan masih bersaing di papan atas.
Catatan Statistik Federico Barba
Meski hanya setengah musim, kontribusi Federico Barba untuk Persib terbilang signifikan. Ia tampil dalam dua kompetisi sekaligus, yakni BRI Super League dan AFC Champions League 2.
Di kompetisi domestik, Barba mencatatkan sebelas penampilan. Sementara di ajang AFC Champions League 2, ia tampil lima kali. Dari total penampilannya, bek berkaki kidal ini berhasil mencetak tiga gol, satu assist, dan hanya menerima satu kartu kuning.
Statistik tersebut mencerminkan peran Barba bukan hanya sebagai bek bertahan, tetapi juga ancaman dalam situasi bola mati. Ketajamannya dalam duel udara kerap menjadi senjata tambahan bagi Persib.
Tantangan Baru untuk Persib
Kepergian Federico Barba jelas menjadi tantangan besar bagi Persib Bandung. Selain kehilangan pemain berpengalaman, Persib juga harus menyesuaikan kembali komposisi lini belakang di tengah ketatnya persaingan BRI Super League 2025/2026.
Namun, profesionalisme Barba dalam menyampaikan alasan kepergiannya meninggalkan kesan positif. Ia pergi tanpa konflik, tanpa kontroversi, dan dengan penghormatan tinggi kepada klub serta suporternya.
Bagi Bobotoh, Federico Barba mungkin hanya singgah sebentar. Namun, sikap dewasa dan kontribusinya di lapangan akan tetap dikenang. Kini, publik menantikan langkah Persib selanjutnya dalam mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang bek Italia.
BACA JUGA :












