Malut United kembali bersiap melanjutkan perjuangan mereka di papan atas klasemen BRI Super League 2025/2026. Setelah tampil impresif dengan kemenangan telak atas Persik, tim berjuluk Laskar Kie Raha kini mengalihkan fokus ke laga penting berikutnya melawan Bhayangkara FC.
Pertandingan pekan ke-19 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (31/1/2026). Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi modal penting bagi Malut United untuk menjaga konsistensi sekaligus mempertahankan posisi di zona empat besar.
Pada pertemuan putaran pertama, Malut United sukses mencuri kemenangan 1-0 atas Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Meski memiliki catatan positif tersebut, pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan timnya tidak boleh terlena.
Hendri Susilo Minta Pemain Tetap Fokus
Hendri Susilo menilai kondisi Bhayangkara FC saat ini jauh berbeda dibandingkan putaran pertama. Tim asuhan Paul Munster telah melakukan sejumlah perombakan dengan mendatangkan pemain baru, khususnya di sektor pemain asing.
Menurut Hendri, kemenangan di pertemuan sebelumnya tidak bisa dijadikan tolok ukur untuk laga kali ini. Ia meminta seluruh pemain Malut United tetap fokus dan menunjukkan determinasi tinggi sepanjang pertandingan.
Pelatih berusia 60 tahun itu menekankan pentingnya menjaga konsentrasi sejak menit awal. Ia juga mengingatkan bahwa persaingan di putaran kedua BRI Super League akan jauh lebih ketat, karena seluruh tim berlomba mengamankan posisi terbaik di klasemen.
Tiga Pemain Asing Bhayangkara FC Jadi Perhatian
Dalam persiapan menghadapi Bhayangkara FC, Hendri Susilo secara khusus menyoroti tiga pemain asing tim tamu. Ketiganya dinilai mampu memberi dampak signifikan terhadap permainan Bhayangkara FC sejak bergabung di paruh musim.
Nama pertama adalah Allan Cardoso, pemain yang dikenal memiliki visi bermain dan kemampuan distribusi bola yang baik. Selain itu, Hendri juga mewaspadai kecepatan Moussa Sidibe yang kerap merepotkan lini pertahanan lawan lewat pergerakan agresif dari sisi sayap.
Satu nama lain yang tak luput dari perhatian adalah Privat Mbarga. Pengalaman dan insting menyerang Mbarga membuatnya menjadi ancaman serius, terutama dalam situasi transisi cepat.
Ketiga pemain tersebut tampil cukup menonjol saat Bhayangkara FC menahan imbang Persita 1-1 pada laga sebelumnya. Hal itu menjadi bahan evaluasi utama tim pelatih Malut United dalam menyusun strategi.
Analisis Lawan dan Persiapan Taktik
Hendri Susilo menyebut timnya telah melakukan analisis mendalam terhadap permainan Bhayangkara FC. Ia memastikan staf pelatih sudah menyiapkan skema khusus untuk meredam pergerakan pemain asing tim tamu.
Menurutnya, putaran kedua kompetisi menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih tinggi. Setiap kesalahan kecil dapat berujung fatal, terutama saat menghadapi tim yang memiliki kualitas individu mumpuni.
Latihan intensif pun digelar sepanjang pekan dengan fokus pada organisasi bertahan, transisi cepat, serta efektivitas penyelesaian akhir. Hendri mengaku puas melihat keseriusan para pemain dalam menyerap materi latihan.
Kepercayaan Diri Usai Kemenangan Besar
Malut United datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghajar Persik dengan skor meyakinkan 4-0. Hasil tersebut tidak hanya mendongkrak posisi di klasemen, tetapi juga meningkatkan moral tim secara keseluruhan.
Hendri Susilo menilai kemenangan besar tersebut menjadi bukti kesiapan mental skuadnya. Namun ia tetap mengingatkan bahwa setiap pertandingan memiliki tantangan berbeda, sehingga pemain tidak boleh lengah.
Antusiasme para pemain terlihat jelas selama sesi latihan. Hendri percaya mentalitas timnya sudah teruji dan siap menghadapi tekanan demi meraih tiga poin di kandang sendiri.
Absennya Igor Inocencio Bukan Masalah Besar
Pada laga nanti, Malut United dipastikan tidak diperkuat bek asal Brasil, Igor Inocencio, yang harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Meski begitu, Hendri Susilo menegaskan absennya Igor tidak akan mengganggu keseimbangan tim.
Pelatih Malut United telah menyiapkan opsi pengganti di lini belakang. Ia melihat momen ini sebagai kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas dan kedalaman skuad.
Hendri memilih tidak mengungkap nama pemain yang akan mengisi posisi Igor, namun ia menegaskan bahwa seluruh pemain siap menjalankan tugas sesuai kebutuhan tim.
Rekor Kandang Jadi Modal Penting
Bermain di Stadion Gelora Kie Raha menjadi keuntungan besar bagi Malut United. Dari lima laga kandang terakhir, Laskar Kie Raha mencatatkan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Dukungan penuh suporter dinilai mampu menambah motivasi pemain untuk tampil maksimal. Atmosfer stadion yang kuat kerap menjadi faktor pembeda bagi Malut United saat bermain di Ternate.
Pemain Siap Wujudkan Target Tiga Poin
Gelandang bertahan Malut United, Wbeymar Angulo, memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut target utama tim adalah meraih tiga poin demi menjaga persaingan di papan atas.
Angulo menegaskan bahwa seluruh pemain sudah memahami peran masing-masing di lapangan. Kepercayaan diri tinggi dan persiapan matang diharapkan mampu membawa Malut United kembali meraih hasil positif saat menjamu Bhayangkara FC.
ALSO READ :












