Persib Bandung kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026. Tidak hanya memperkenalkan Layvin Kurzawa sebagai amunisi baru untuk menghadapi putaran kedua, Maung Bandung juga secara resmi mengumumkan kedatangan Dion Markx, bek tengah muda bertalenta berdarah Belanda–Indonesia.
Pengumuman tersebut dilakukan secara spesial di hadapan puluhan ribu Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (25/1/2026). Momen ini menegaskan keseriusan Persib dalam memperkuat skuad, sekaligus menunjukkan arah pembangunan tim yang tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek.
Kehadiran Dion Markx menjadi sinyal kuat bahwa Persib ingin memadukan pengalaman pemain level Eropa dengan energi dan potensi pemain muda. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi klub untuk tetap kompetitif di kompetisi domestik dan level Asia.
Dion Markx Resmi Ikat Kontrak Jangka Panjang
Dion Markx, yang lahir di Nijmegen pada 29 Juni 2005, resmi menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun bersama Persib Bandung. Di usia yang masih sangat muda, ia sudah membawa modal penting berupa pengalaman bermain di Eropa serta jam terbang di level internasional bersama Tim Nasional Indonesia kelompok usia.
Manajemen Persib melihat Dion sebagai bek modern yang memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, disiplin dalam bertahan, serta cukup nyaman menguasai bola. Karakter tersebut dinilai sesuai dengan kebutuhan Persib yang ingin membangun permainan dari lini belakang.
Dengan kontrak jangka menengah ini, Persib memberi ruang bagi Dion untuk berkembang secara bertahap, tanpa tekanan berlebihan, namun tetap berada dalam atmosfer kompetitif level tertinggi sepak bola Indonesia.
Rekomendasi Langsung dari Bojan Hodak
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa perekrutan Dion Markx merupakan hasil evaluasi menyeluruh tim pelatih setelah putaran pertama kompetisi. Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, secara khusus merekomendasikan penambahan pemain di sektor pertahanan.
“Coach Bojan Hodak menilai kami perlu tambahan pemain belakang. Dion adalah pemain muda dengan pengalaman Eropa dan latar belakang Tim Nasional, sehingga sesuai dengan kebutuhan tim,” ujar Adhitia.
Ia menambahkan bahwa langkah ini bersifat strategis untuk menjaga keseimbangan tim hingga akhir musim. Persib membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni agar mampu bersaing di berbagai kompetisi dengan jadwal yang padat.
“Ini bukan sekadar rekrutmen jangka pendek. Kami ingin menjaga konsistensi performa dan stabilitas tim sampai akhir musim,” lanjutnya.
Perjalanan Karier Dion Markx di Eropa
Sebelum bergabung dengan Persib Bandung, Dion Markx menimba pengalaman di Divisi II Liga Belanda bersama TOP Oss. Bermain di kompetisi Eropa sejak usia muda memberikan bekal penting dalam hal disiplin taktik dan intensitas permainan.
Selain itu, Dion juga menjalani proses pembinaan di akademi klub-klub ternama Belanda seperti Vitesse Arnhem dan NEC Nijmegen. Lingkungan sepak bola Belanda yang dikenal kuat dalam pengembangan pemain muda turut membentuk karakter bermain Dion, khususnya dalam hal positioning dan duel satu lawan satu.
Pengalaman tersebut membuat Dion terbiasa menghadapi permainan cepat dan tekanan tinggi, sebuah modal penting untuk beradaptasi di BRI Super League yang memiliki karakter fisik dan tempo tinggi.
Kiprah Bersama Timnas Indonesia
Di level internasional, Dion Markx sudah mencicipi atmosfer persaingan bersama Tim Nasional Indonesia kelompok usia. Ia tercatat pernah membela Timnas U-20 dan masuk dalam radar regenerasi Timnas U-23.
Keikutsertaannya dalam ajang kualifikasi Piala Asia bersama Timnas kelompok usia memperkuat reputasinya sebagai salah satu bek muda potensial Indonesia. Pengalaman tersebut tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding di level internasional.
Bagi Persib, latar belakang Timnas menjadi nilai tambah tersendiri. Klub menilai pemain yang terbiasa bersaing di level internasional umumnya memiliki mental lebih kuat dan adaptif terhadap tekanan.
Investasi Masa Depan untuk Lini Pertahanan Persib
Kehadiran Dion Markx diproyeksikan sebagai investasi jangka menengah dan panjang bagi Persib Bandung. Kombinasi usia muda, pengalaman Eropa, serta mentalitas internasional membuatnya memiliki potensi berkembang menjadi pilar penting di lini belakang Maung Bandung.
Persib tidak menuntut Dion untuk langsung menjadi pilihan utama. Namun, keberadaannya memberi opsi tambahan bagi Bojan Hodak dalam menyusun komposisi pertahanan, sekaligus menjaga regenerasi pemain tetap berjalan.
Dalam jangka panjang, Dion diharapkan bisa tumbuh bersama Persib dan menjadi bagian penting dari fondasi tim, baik di kompetisi domestik maupun Asia.
Ambisi Persib Tetap Terjaga
Adhitia Putra Herawan menegaskan bahwa perekrutan Dion Markx menunjukkan komitmen Persib untuk terus membangun tim yang kuat dan berkelanjutan.
“Saat ini, Persib dan Bobotoh tentu menantikan kontribusi terbaiknya. Kami sedang berjuang untuk menjaga posisi di papan atas liga dan melangkah sejauh mungkin di kompetisi Asia,” ucap Adhitia.
Ia menutup dengan optimisme tinggi terhadap masa depan tim. Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Layvin Kurzawa dan talenta muda seperti Dion Markx, Persib diyakini memiliki keseimbangan ideal untuk menghadapi tantangan musim ini dan seterusnya.
Langkah ini kembali menegaskan bahwa Persib Bandung tidak hanya membangun tim untuk hari ini, tetapi juga menyiapkan fondasi kuat demi masa depan Maung Bandung.
BACA JUGA :












