Dalam dunia sepak bola, para pemain kerap kali dikenal lewat kiprah mereka di atas lapangan hijau. Namun, di balik gemerlap stadion dan sorotan media, ada kisah-kisah personal yang justru lebih menyentuh dan menunjukkan sisi manusiawi seorang atlet. Salah satunya adalah kisah Kevin Diks, pemain keturunan Indonesia yang kini memperkuat FC Copenhagen, klub raksasa Denmark.
Nama Kevin Diks memang sudah lama mencuat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Selain karena performanya di Eropa, Diks juga sering disorot karena memiliki darah Indonesia dari pihak ayahnya. Kini, kedekatannya dengan Tanah Air semakin terasa setelah sang pemain mengungkap fakta mengejutkan: istrinya adalah perempuan berdarah Bandung dengan nama yang sangat Indonesia.
Di tengah hiruk-pikuk kompetisi Eropa dan kesibukan sebagai pesepak bola profesional, Kevin Diks tetap menjaga akar budayanya. Ia bukan hanya mencintai Indonesia sebagai bagian dari identitas leluhurnya, tetapi juga menjadikannya bagian dari kehidupan pribadi. Yuk, kita bahas lebih lanjut bagaimana nuansa Indonesia begitu lekat dalam kehidupan pribadi Kevin Diks.
Perjalanan Karier Kevin Diks Dari Belanda ke Denmark
Sebelum menyentuh kehidupan pribadinya, mari kita kilas balik sedikit tentang karier profesional Kevin Diks. Lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996, Kevin Diks memulai karier sepak bolanya di akademi Vitesse, sebuah klub Eredivisie yang terkenal menghasilkan talenta muda berbakat.
Namanya mulai dikenal ketika ia masuk skuad utama Vitesse pada musim 2014–2015. Penampilannya yang konsisten di posisi bek kanan membuat klub-klub besar Eropa mulai melirik. Pada 2016, Diks resmi bergabung dengan Fiorentina, klub Serie A asal Italia. Namun sayangnya, ia kurang mendapat menit bermain di Italia dan akhirnya menjalani serangkaian masa pinjaman, termasuk kembali ke Vitesse dan bermain di Feyenoord.
Sejak 2021, Kevin Diks menetap di Denmark bersama FC Copenhagen, dan performanya mulai stabil. Ia kini menjadi pilar penting dalam pertahanan klub yang rutin berlaga di Liga Champions. Meski bermain jauh dari Indonesia, nuansa Nusantara ternyata sangat kental dalam kehidupan pribadi Kevin.
Menguak Sisi Personal Cinta yang Tumbuh Lewat Budaya
Kevin Diks bukan tipikal pesepak bola yang gemar menampilkan kemewahan hidup di media sosial. Namun, dalam beberapa wawancara, ia mulai membuka diri, terutama saat berbicara tentang keluarganya. Dalam sebuah wawancara dengan media lokal, Kevin menyampaikan kebanggaannya terhadap darah Indonesia yang mengalir dalam tubuhnya. Dan yang menarik, pernyataannya soal sang istri menjadi sorotan.
“Saya punya istri keturunan Bandung. Namanya Indonesia banget. Bahkan di rumah, kami kadang makan masakan Indonesia seperti rendang dan soto,” ujar Kevin Diks sambil tertawa kecil.
Pernyataan tersebut tentu mengundang rasa penasaran publik. Siapa sebenarnya perempuan yang berhasil mencuri hati Kevin Diks, dan bagaimana pengaruh budaya Indonesia dalam kehidupan mereka sehari-hari?
Istri Berdarah Bandung Perempuan Lokal yang Menyentuh Hati
Istri Kevin Diks diketahui merupakan perempuan keturunan Indonesia yang lahir dan besar di Eropa, namun keluarganya berasal dari Bandung, Jawa Barat. Meskipun identitas lengkapnya tidak banyak dipublikasikan demi menjaga privasi, beberapa detail yang dibagikan Kevin cukup untuk membuat publik Indonesia merasa bangga.
Nama istrinya pun disebut sangat “lokal.” Dalam dunia internasional yang dipenuhi nama-nama barat, nama sang istri terbilang unik dan mencerminkan identitas Indonesia. Kevin bahkan menyebut bahwa nama sang istri adalah nama yang umum ditemui di pasar-pasar tradisional Indonesia.
“Namanya bukan seperti yang biasa kamu dengar di Eropa. Tapi justru itu yang membuatnya spesial. Sangat Indonesia,” kata Kevin dalam wawancara tersebut.
Budaya Indonesia di Rumah Kevin Diks
Kevin mengungkap bahwa istrinya sangat menjaga budaya Indonesia di rumah tangga mereka. Meski tinggal di Denmark, suasana rumah mereka kerap terasa seperti sedang berada di Nusantara. Musik tradisional Indonesia kadang diputar sebagai latar suasana rumah, dan makanan khas Indonesia menjadi bagian dari menu rutin keluarga mereka.
“Istri saya sering memasak masakan Indonesia. Kadang kami makan nasi goreng, kadang soto ayam, bahkan dia pernah buat opor saat Lebaran,” ujar Kevin bangga.
Kevin mengakui bahwa sejak menikah, dirinya semakin mengenal budaya Indonesia, bukan hanya dari darah yang diwariskan ayahnya, tapi juga dari kehidupan keluarga kecil yang ia bangun bersama istrinya. Ia mengaku sangat menikmati kehidupan dengan sentuhan budaya Indonesia tersebut.
Pendidikan Anak Bahasa dan Budaya yang Ditanamkan
Meski belum memiliki anak, Kevin dan sang istri sudah berencana untuk mengajarkan budaya Indonesia kepada generasi penerus mereka kelak. Mereka ingin agar anak-anaknya tidak hanya tahu bahwa mereka punya darah Indonesia, tetapi juga memahami dan menghargainya.
“Kami sepakat kalau nanti punya anak, mereka harus bisa sedikit bahasa Indonesia. Minimal tahu kata-kata dasar, dan mengenal makanan serta budaya Indonesia,” ungkap Kevin.
Baginya, identitas bukan sekadar paspor atau kewarganegaraan, tetapi nilai-nilai dan warisan budaya yang dibawa sejak kecil. Kevin percaya, dengan latar belakang multikultural yang mereka miliki, anak-anak mereka kelak akan tumbuh dengan pemahaman yang kaya tentang dunia.
Hubungan Kevin Diks dan Indonesia Lebih dari Sekadar Keturunan
Ketika ditanya tentang hubungan pribadinya dengan Indonesia, Kevin Diks menjawab dengan penuh antusias. Ia menyebut Indonesia sebagai “rumah kedua” meski belum menetap lama di sana. Ia menyukai keramahtamahan orang Indonesia, kehangatan budaya, serta semangat kolektivitas yang menurutnya sulit ditemui di negara-negara Barat.
“Saya merasa sangat diterima setiap kali datang ke Indonesia. Orang-orangnya hangat dan penuh rasa hormat. Ini membuat saya semakin mencintai identitas saya sebagai keturunan Indonesia,” ujar Kevin.
Peluang Perkuat Timnas Indonesia Masih Terbuka
Pertanyaan besar yang selalu muncul setiap kali nama Kevin Diks disebut di Indonesia adalah: apakah ia akan memperkuat Timnas Garuda?
Beberapa tahun lalu, Kevin sempat disebut sebagai salah satu calon pemain naturalisasi. Namun, hingga kini belum ada langkah konkret yang terwujud. Kevin sendiri dalam beberapa wawancara tidak menutup pintu.
“Saya selalu terbuka. Saya cinta Indonesia. Tapi ada proses dan saya menghargai itu,” katanya.
Jika akhirnya Kevin memilih untuk memperkuat Timnas, maka keberadaannya di lini belakang akan sangat berharga. Ia memiliki pengalaman internasional, bermain di level tertinggi, dan tentu saja, pemahaman budaya yang membuatnya mudah beradaptasi.
Reaksi Netizen dan Media Indonesia
Tak heran jika pengakuan Kevin soal istrinya yang keturunan Bandung dan nuansa lokal dalam keluarganya langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak netizen yang merasa bangga dan bahagia, bahkan menjadikan Kevin sebagai menantu idaman.
Komentar-komentar seperti:
“Wah, Kevin Diks udah cocok banget jadi WNI nih. Suami idaman lokal!”
“Kalau namanya lokal banget, mungkin Siti atau Diah ya, haha.”
“Makan rendang dan soto? Duh, udah kayak tetangga sendiri.”
Media nasional juga menyoroti sisi manusiawi dari Kevin Diks, menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar atlet, tetapi pribadi yang menghargai akar budayanya.
Kevin Diks Lebih dari Sekadar Pemain Sepak Bola
Kisah Kevin Diks adalah pengingat bahwa identitas bukan sekadar warna bendera atau tempat lahir. Identitas bisa tumbuh dan berkembang dalam keluarga, dalam cinta, dan dalam pilihan untuk menghormati warisan budaya.
Dengan istri keturunan Bandung dan kehidupan rumah tangga yang penuh nuansa lokal, Kevin Diks telah membuktikan bahwa ia bukan hanya punya darah Indonesia, tapi juga hati yang terikat kuat dengan tanah leluhurnya. Kehidupan rumah tangga yang hangat, sederhana, namun penuh makna ini menjadi gambaran bahwa budaya bisa menjadi jembatan antara dua dunia.
Dan siapa tahu, suatu hari nanti kita akan melihat Kevin Diks mengenakan jersey merah-putih, tak hanya sebagai pesepak bola, tetapi juga sebagai duta budaya yang menyatukan Eropa dan Asia lewat sepak bola dan cinta.
Baca Juga:
- SBOTOP Bologna Incar Duet Belanda-Indonesia: Media Italia Ungkap Ketertarikan pada Jay Idzes dan Mees Hilgers
- SBOTOP: Tiga Kunci Penting agar Timnas Indonesia Sapu Bersih 6 Poin Kontra China dan Jepang
- SBOTOP Gol Yuran Fernandes Antar PSM Tundukkan CAHN FC dan Hidupkan Peluang ke Final ASEAN Club Championship