Kabar pergantian tongkat estafet di tubuh Timnas Indonesia U-17 semakin menguat. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, tidak menampik isu yang menyebutkan bahwa Kurniawan Dwi Yulianto tengah dipersiapkan untuk menjadi pelatih permanen Timnas Indonesia U-17 dalam waktu dekat.
Saat ini, Timnas Indonesia U-17 masih berada di bawah arahan Nova Arianto. Namun, peran Nova bersifat sementara dan terbatas pada agenda uji coba internasional menghadapi Timnas China U-17 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 dan 11 Februari 2026. Dua laga tersebut menjadi bagian dari persiapan awal menuju turnamen besar yang menanti di tahun ini.
Peran Sementara Nova Arianto
Nova Arianto sejatinya merupakan sosok penting dalam perjalanan Timnas Indonesia U-17 dalam dua tahun terakhir. Ia menjabat sebagai pelatih kepala kelompok usia tersebut pada periode 2024 hingga 2025 dan berperan dalam membangun fondasi tim muda Garuda.
Namun, mulai tahun 2026, PSSI mempromosikan Nova Arianto untuk menangani Timnas Indonesia U-20. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari regenerasi pelatih dan kesinambungan pembinaan antar kelompok usia.
Meski sudah naik jabatan, Nova tetap diminta PSSI untuk mendampingi Timnas Indonesia U-17 dalam masa transisi. Ia dipercaya menjadi pelatih sementara hingga Kurniawan Dwi Yulianto resmi mengambil alih kursi pelatih kepala menjelang Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17 2026.
Agenda Besar Menanti Timnas U-17
Tahun 2026 akan menjadi periode krusial bagi Timnas Indonesia U-17. Garuda Muda dijadwalkan menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 2026 yang akan digelar pada April 2026. Turnamen ini diproyeksikan menjadi ajang pembuktian kekuatan sepak bola usia muda Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Tak berhenti di situ, Timnas Indonesia U-17 juga akan berlaga di Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di Arab Saudi pada 7 hingga 24 Mei 2026. Kompetisi ini menjadi target utama PSSI karena berpotensi membuka jalan menuju level yang lebih tinggi di kancah internasional.
Dengan padatnya agenda dan tingginya target, PSSI menilai pentingnya kepastian pelatih kepala agar persiapan tim berjalan optimal sejak dini.
PSSI Dengarkan Masukan Tim Pelatih
Arya Sinulingga menegaskan bahwa PSSI tidak gegabah dalam menentukan pelatih Timnas Indonesia U-17. Menurutnya, federasi mendengarkan masukan dari Nova Arianto selaku pelatih sementara, termasuk rekomendasi terkait struktur tim kepelatihan.
PSSI juga akan membahas seluruh usulan tersebut di tingkat Exco sebelum keputusan final ditetapkan. Proses ini dilakukan demi memastikan kesinambungan program dan kenyamanan para pemain dalam menjalani masa persiapan.
Arya juga mengungkapkan bahwa secara struktural, Kurniawan Dwi Yulianto saat ini sudah masuk dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17. Hal tersebut menjadi sinyal kuat bahwa mantan striker Timnas Indonesia itu memang disiapkan untuk peran yang lebih besar.
Pengalaman Kurniawan Dinilai Mumpuni
Nama Kurniawan Dwi Yulianto bukan sosok asing dalam dunia sepak bola nasional. Sebagai mantan penyerang tajam Timnas Indonesia, Kurniawan memiliki pengalaman panjang baik sebagai pemain maupun pelatih.
Dalam uji coba pertama melawan China U-17 di Indomilk Arena, Tangerang, yang berakhir dengan kekalahan telak 0-7, Kurniawan tercatat mendampingi Nova Arianto sebagai asisten pelatih. Kehadirannya di jajaran staf menjadi bagian dari proses adaptasi dan pengenalan lebih dalam terhadap karakter pemain Timnas U-17.
Arya Sinulingga menilai pengalaman Kurniawan cukup solid untuk menangani level usia muda. Rekam jejaknya melatih Sabah FC di Malaysia serta pengalamannya sebagai asisten pelatih Como U-19 di Italia menjadi nilai tambah tersendiri.
Menurut Arya, pengalaman internasional tersebut membuat Kurniawan memiliki perspektif modern dalam pengembangan pemain muda, terutama dalam aspek taktik, mental, dan disiplin bermain.
Harapan untuk Regenerasi yang Lebih Matang
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih permanen Timnas Indonesia U-17 diharapkan mampu membawa stabilitas dan kesinambungan program pembinaan. Dengan latar belakang sebagai mantan pemain top dan pelatih berpengalaman, Kurniawan dinilai mampu menjembatani kebutuhan taktik modern dengan karakter sepak bola Indonesia.
PSSI berharap transisi dari Nova Arianto ke Kurniawan berjalan mulus tanpa mengganggu fokus tim dalam menghadapi dua turnamen penting. Dukungan federasi, staf pelatih, serta pemain menjadi kunci agar Timnas Indonesia U-17 mampu tampil kompetitif sebagai tuan rumah Piala AFF U-17 dan bersaing di Piala Asia U-17 2026.
Keputusan resmi terkait status Kurniawan Dwi Yulianto diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat setelah pembahasan internal di tubuh Exco PSSI rampung.
BACA JUGA :












