Bukan Persib Bandung namanya jika tidak membuat gebrakan besar. Sang juara bertahan BRI Super League kembali menunjukkan ambisinya dengan memperkenalkan rekrutan anyar pada bursa transfer paruh musim 2025/2026. Kali ini, Maung Bandung sukses memboyong nama besar dari Eropa, Layvin Kurzawa.
Mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan Timnas Prancis itu resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Persib Bandung dalam acara yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1/2026). Kurzawa dikontrak hingga akhir Mei 2026 untuk memperkuat Persib dalam persaingan ketat putaran kedua BRI Super League 2025/2026.
Kehadiran Kurzawa bukan sekadar tambahan pemain asing. Dengan statusnya sebagai mantan bintang klub elite Eropa, ia langsung menyandang predikat marquee player dan menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian di kompetisi domestik musim ini.
Rekam Jejak Layvin Kurzawa di Sepak Bola Eropa
Nama Layvin Kurzawa bukanlah sosok asing di kancah sepak bola internasional. Pemain kelahiran Fréjus, Prancis, 4 September 1992, tersebut menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama PSG sejak musim 2015/2016.
Selama tujuh musim berseragam Les Parisiens, Kurzawa mencicipi atmosfer kompetisi papan atas Eropa, termasuk Ligue 1 dan Liga Champions. Ia kemudian sempat menjalani masa peminjaman bersama Fulham di Premier League sebelum kembali ke PSG.
Pada 2025, Kurzawa melanjutkan kariernya di Portugal bersama Boavista. Setelah kontraknya berakhir, pemain berusia 33 tahun itu sempat berstatus tanpa klub sebelum akhirnya menerima pinangan Persib Bandung.
Selain level klub, Kurzawa juga memiliki pengalaman internasional dengan mencatatkan 13 caps bersama Timnas Prancis. Jam terbang inilah yang membuat kehadirannya di Liga Indonesia dinilai sebagai langkah besar Persib dalam menjaga kualitas skuad.
Fleksibilitas Posisi dan Karakter Bermain
Layvin Kurzawa dikenal sebagai pemain dengan fleksibilitas tinggi. Posisi utamanya adalah bek kiri, namun ia juga mampu bermain sebagai bek tengah maupun sayap kiri. Kemampuan ini memberi nilai tambah besar bagi Persib Bandung yang membutuhkan kedalaman skuad untuk menghadapi jadwal padat.
Dari sisi teknis, Kurzawa memiliki kualitas crossing yang akurat dari sektor kiri. Ia juga dikenal berani melakukan overlap dan aktif membantu serangan. Dalam fase bertahan, Kurzawa piawai melakukan sweeping ball dan membaca pergerakan lawan.
Karakter bermain tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Persib yang mengandalkan transisi cepat dan permainan agresif dari sisi sayap. Kurzawa bukan tipe bek yang pasif, melainkan aktif dalam membangun serangan sejak lini belakang.
Nilai Pasar Layvin Kurzawa Masih Tinggi
Meski sudah berusia 33 tahun, nilai pasar Layvin Kurzawa masih tergolong tinggi untuk standar kompetisi Indonesia. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Kurzawa saat ini berada di kisaran Rp13,04 miliar.
Angka tersebut mencerminkan pengalaman, kualitas, serta reputasi internasional yang dimiliki sang pemain. Nilai pasar ini juga menjadikan Kurzawa langsung masuk jajaran pemain dengan valuasi tertinggi di BRI Super League 2025/2026.
Kehadiran pemain dengan nilai pasar belasan miliar rupiah menjadi sinyal kuat bahwa Persib tidak sekadar ingin mempertahankan gelar, tetapi juga menjaga standar kualitas kompetisi di level tertinggi.
Masih di Bawah Thom Haye dalam Daftar Pemain Termahal
Dengan nilai pasar Rp13,04 miliar, Layvin Kurzawa langsung menembus lima besar pemain termahal di BRI Super League saat ini. Namun, posisinya belum berada di puncak.
Kurzawa masih berada di bawah Thom Haye, yang hingga kini tercatat sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi. Meski demikian, status sebagai pemain termahal kedua sudah cukup menegaskan besarnya dampak transfer ini bagi Persib maupun BRI Super League secara keseluruhan.
Masuknya Kurzawa juga mengubah peta persaingan nilai pasar pemain asing di Liga Indonesia. Kehadirannya menambah daya tarik kompetisi, baik dari sisi kualitas permainan maupun eksposur internasional.
Ambisi Persib di Putaran Kedua Musim 2025/2026
Rekrutan Layvin Kurzawa menunjukkan keseriusan Persib Bandung dalam menghadapi putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Pengalaman, mental juara, dan kualitas teknis sang pemain diharapkan mampu memberikan kontribusi instan.
Persib tidak hanya mengincar hasil jangka pendek, tetapi juga ingin menjaga konsistensi permainan di level tertinggi. Dengan dukungan suporter dan kedalaman skuad yang semakin solid, Maung Bandung kembali mengirim pesan kuat kepada para rivalnya.
Transfer Kurzawa menjadi bukti bahwa BRI Super League kini semakin kompetitif dan menarik bagi pemain-pemain berpengalaman dari Eropa
BACA JUGA :












