1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Pekan ke-19 BRI Super League Diwarnai Duel Sengit, Semua Tim Tampil Lebih Ngotot

Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 menyajikan persaingan yang semakin sengit. Hampir seluruh pertandingan berlangsung ketat dan minim selisih gol. Dari sembilan laga yang digelar, nyaris tak ada tim yang mampu meraih kemenangan telak. Seluruh kontestan tampil ngotot demi mengamankan poin penting di tengah ketatnya persaingan papan atas maupun zona bawah.

Intensitas tinggi ini menunjukkan bahwa kompetisi memasuki fase krusial. Setiap tim kini semakin berhati-hati dalam bermain, karena satu kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap posisi di klasemen sementara.

Kemenangan Tipis Dominasi Pekan ke-19

Enam tim berhasil mengamankan poin penuh pada pekan ke-19, yakni Persija Jakarta, Persik Kediri, Bhayangkara FC, Persib Bandung, Borneo FC, dan Arema FC. Namun, dari enam kemenangan tersebut, hanya Persija Jakarta yang mampu menang dengan selisih dua gol.

Macan Kemayoran sukses menundukkan Persita Tangerang dengan skor 2-0 di laga tandang. Hasil ini menjadi kemenangan paling meyakinkan di pekan tersebut, sekaligus menjaga asa Persija untuk terus menekan dua pesaing terdekat di papan atas.

Sementara itu, lima tim lainnya harus puas dengan kemenangan tipis satu gol. Persib Bandung misalnya, hanya mampu menang 1-0 atas Persis Solo yang saat ini berada di dasar klasemen. Meski bertabur pemain bintang, Maung Bandung tetap harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin.

Gol Telat Jadi Penentu Nasib Borneo FC

Drama terjadi dalam laga Borneo FC kontra PSIM Yogyakarta. Pesut Etam baru memastikan kemenangan 2-1 lewat gol di menit-menit akhir pertandingan. Pemain debutan asal Spanyol, Koldo Obieta, mencatatkan namanya di papan skor pada menit 90+2.

Gol tersebut bukan hanya menentukan kemenangan Borneo FC, tetapi juga menjaga tekanan di papan atas klasemen. Hasil ini memperlihatkan bahwa pengalaman dan fokus hingga menit terakhir menjadi faktor krusial di fase kompetisi seperti saat ini.

Malut United Tersandung di Kandang

Salah satu kejutan terbesar pekan ke-19 datang dari Malut United. Tim berjuluk Laskar Kie Raha itu gagal melanjutkan tren positif setelah sebelumnya tampil impresif. Saat menjamu Bhayangkara FC, Malut United justru harus menelan kekalahan 1-2 di hadapan pendukung sendiri.

Kekalahan ini terasa pahit mengingat pada laga sebelumnya Malut United tampil dominan dengan kemenangan besar 4-0 atas Persik Kediri. Namun, performa tersebut tidak terulang, dan Bhayangkara FC tampil lebih efektif memanfaatkan peluang.

Akibat hasil ini, Malut United tertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan 37 poin. Sementara itu, persaingan di tiga besar semakin memanas.

Papan Atas Kian Memanas

Hingga pekan ke-19, Persib Bandung masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Namun, posisi Maung Bandung belum sepenuhnya aman karena Borneo FC terus membayangi dengan 43 poin.

Persija Jakarta juga belum menyerah dalam perburuan gelar. Dengan raihan 41 poin, Macan Kemayoran siap memanfaatkan setiap peluang jika dua rivalnya terpeleset di pekan-pekan berikutnya. Jarak poin yang tipis membuat persaingan menuju fase akhir musim semakin menarik.

Gol Blunder Kontroversial Warnai Laga Persik

Pekan ke-19 juga diwarnai insiden kontroversial dalam pertandingan Persik Kediri kontra Bali United. Setelah dibantai Malut United 0-4 pada laga sebelumnya, Persik bangkit dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Serdadu Tridatu.

Dua gol Persik tercipta berkat kesalahan fatal lini belakang Bali United. Umpan lemah Kadek Arel berhasil dipotong Jose Enrique dan berujung gol. Kesalahan serupa kembali terjadi saat kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, melakukan tendangan gawang pelan ke arah Kadek Arel.

Situasi tersebut dimanfaatkan Jon Toral yang langsung merebut bola. Ia kemudian memberikan umpan matang kepada Jose Enrique yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong. Gol ini sempat memicu protes dari pemain Bali United, namun wasit tetap mengesahkannya.

Mantan Pemain Persija Jadi Penentu Kemenangan Arema FC

Arema FC juga mencuri perhatian lewat kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara. Menariknya, tiga mantan pemain Persija Jakarta berperan besar dalam terciptanya gol tunggal Singo Edan.

Gol bermula dari tendangan sudut Gustavo Franca yang ditepis kiper Persijap, Sendri Johansyah. Bola muntah kemudian disambar Rio Fahmi dengan tendangan keras. Bola sempat mengenai tubuh Hansamu Yama Pranata sebelum berbelok arah dan masuk ke gawang.

Kolaborasi tidak langsung tiga eks Persija tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman pemain senior sangat berpengaruh dalam laga-laga ketat.

Persaingan Diprediksi Makin Sengit

Pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 menegaskan bahwa kompetisi semakin sulit diprediksi. Seluruh tim tampil dengan motivasi tinggi, baik untuk mengejar gelar juara maupun menghindari degradasi.

Dengan selisih poin yang tipis dan intensitas permainan yang terus meningkat, setiap pertandingan ke depan dipastikan akan berjalan keras dan penuh drama. BRI Super League musim ini pun semakin menarik untuk dinantikan hingga akhir.

ALSO READ :

TAGS:
CLOSE