Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam menyambut paruh kedua BRI Super League 2025/2026. Klub kebanggaan Jawa Barat tersebut resmi mendatangkan striker asal Spanyol, Sergio Castel, sebuah keputusan yang sempat memunculkan tanda tanya mengingat stok penyerang Persib sebenarnya sudah cukup melimpah.
Di lini depan, Persib telah memiliki nama-nama seperti Ramon Tanque, Andrew Jung, dan Uilliam Barros. Namun pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa perekrutan Sergio Castel dilakukan berdasarkan kebutuhan tim, bukan sekadar menambah jumlah pemain.
Alasan Bojan Hodak Tambah Striker Baru
Bojan Hodak mengungkapkan bahwa keputusan mendatangkan Sergio Castel lahir dari pengalaman timnya menghadapi situasi darurat di lini depan. Dalam satu periode, dua striker Persib sempat mengalami masalah fisik meski tidak tergolong cedera serius.
Menurut Bojan, kondisi tersebut menjadi sinyal penting bahwa Persib membutuhkan antisipasi yang matang, terutama menghadapi jadwal padat pada putaran kedua kompetisi.
“Kami membawa Sergio Castel ke sini karena pada satu momen, dua striker kami mengalami cedera. Memang bukan cedera serius, tetapi situasi seperti itu tetap membutuhkan tambahan striker,” ujar Bojan Hodak di Bandung, Sabtu (7/2/2026).
Putaran Kedua Butuh Kedalaman Skuad
Persib dipastikan masih harus menjalani sekitar 16 pertandingan di sisa musim. Dengan target mempertahankan konsistensi di papan atas klasemen, Bojan menilai kedalaman skuad menjadi faktor krusial.
Kehadiran Sergio Castel diharapkan mampu memberikan variasi permainan di lini depan. Striker asal Spanyol itu dikenal memiliki pengalaman bermain di berbagai kompetisi Eropa dan Asia, serta memiliki karakter penyerang yang kuat dalam duel dan tajam di kotak penalti.
Bojan optimistis kehadiran Castel bisa membawa dampak positif, baik sebagai starter maupun opsi rotasi.
Persib Pastikan Tak Ada Pemain Asing yang Dicoret
Isu lain yang mengiringi kedatangan Sergio Castel adalah soal kuota pemain asing. Dengan masuknya Castel, jumlah pemain asing Persib kini melebihi batas yang diperbolehkan untuk kompetisi domestik.
Namun Bojan Hodak dengan tegas memastikan bahwa Persib tidak akan mencoret pemain asing yang sudah ada. Hal ini berkaitan dengan keterlibatan Persib di kompetisi AFC Champions League.
“Memang ada batasan kuota pemain asing di liga, tetapi di AFC kami bisa memainkan lebih banyak pemain asing. Untuk kompetisi liga, kami tetap mendaftarkan sebelas pemain asing, sementara Adam lebih kami siapkan untuk Liga Champions,” jelas Bojan.
Strategi Rotasi Kiper untuk Dua Kompetisi
Bojan juga menyinggung strategi Persib dalam mengelola posisi penjaga gawang. Ia menegaskan tidak ada rencana menggantikan Teja Paku Alam, yang sedang berada dalam performa terbaiknya.
“Teja sedang tampil fantastis. Dalam lima sampai enam pertandingan terakhir, dia berada di level terbaik. Kami tentu tidak ingin menggantinya,” kata Bojan.
Selain Teja, Persib juga memiliki Fitrah Maulana, yang dinilai tampil konsisten dan siap bermain di kompetisi liga. Sementara itu, Adam Przybek diproyeksikan lebih banyak tampil di ajang Liga Champions Asia.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Persib telah menyiapkan strategi rotasi yang matang untuk menghadapi dua kompetisi sekaligus.
Fokus pada Efektivitas Penalti
Di sisi lain, Bojan Hodak turut menyoroti aspek penting dalam permainan Persib musim ini, yakni pemanfaatan peluang penalti. Menurutnya, efektivitas dalam mengeksekusi penalti bisa memberikan dampak signifikan terhadap produktivitas gol tim.
“Saya ingin menambahkan satu hal. Jika kami bisa memanfaatkan semua penalti musim ini, kami bisa menjadi tim dengan penyerangan terbaik,” ungkap Bojan.
Bojan menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan siapa yang menjadi eksekutor penalti. Baginya, yang terpenting adalah gol tercipta dan tim meraih kemenangan.
Banyak Opsi Pencetak Gol
Persib musim ini memiliki banyak pemain yang mampu mencetak gol. Bojan menyebut bahwa tidak hanya striker, tetapi juga pemain dari lini kedua dan sayap yang berkontribusi dalam urusan mencetak gol.
“Saya tidak peduli siapa yang menendang penalti atau siapa yang mencetak gol. Saddil sudah mencetak beberapa gol, dan ada enam sampai tujuh pemain yang bisa mencetak gol untuk tim ini,” ujar Bojan.
Kondisi ini menjadi keuntungan besar bagi Persib, karena tim tidak bergantung pada satu sosok penyerang saja.
Target Utama Tetap Kemenangan
Bagi Bojan Hodak, semua keputusan teknis yang diambil bermuara pada satu tujuan utama: kemenangan. Baik itu soal perekrutan pemain, rotasi skuad, hingga pemilihan eksekutor penalti, semuanya diarahkan untuk menjaga konsistensi performa Persib.
“Yang terpenting bagi saya adalah kami bisa meraih kemenangan,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Dengan kedatangan Sergio Castel dan strategi yang matang, Persib Bandung optimistis mampu terus bersaing di papan atas BRI Super League sekaligus tampil kompetitif di level Asia.
BACA JUGA :












