Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan menjalani dua laga uji coba internasional melawan Timnas China U-17 sebagai bagian dari agenda persiapan menuju Piala Asia U-17 2026. Dua pertandingan tersebut akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, masing-masing pada Minggu (8/2/2026) dan Rabu (11/2/2026).
Uji coba ini menjadi tahap penting bagi skuad Garuda Muda untuk mengukur kesiapan tim sebelum tampil di putaran final Piala Asia U-17 2026 yang akan berlangsung di Arab Saudi pada 7 hingga 24 Mei 2026. Timnas Indonesia U-17 sendiri memastikan tiket langsung ke babak utama berkat pencapaian gemilang pada edisi 2025, di mana mereka mampu menembus perempat final dan lolos ke Piala Dunia U-17 Qatar 2025.
Agenda Penting Menuju Piala Asia U-17 2026
Dua laga kontra China U-17 dipandang sebagai ujian krusial bagi pelatih Nova Arianto dalam mematangkan komposisi tim. Lawan yang dihadapi memiliki karakter permainan kuat secara fisik dan disiplin taktik, sehingga diharapkan mampu memberikan gambaran realistis mengenai kekuatan Timnas Indonesia U-17.
Nova Arianto kembali dipercaya sebagai nakhoda tim dan memanggil total 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan sekaligus uji coba internasional tersebut. Komposisi skuad kali ini menunjukkan keberagaman latar belakang klub, dengan pemain yang berasal dari 11 klub berbeda, baik dalam maupun luar negeri.
Dominasi Klub BRI Super League
Jika ditinjau dari sebaran klub, mayoritas pemain Timnas Indonesia U-17 berasal dari kompetisi BRI Super League. Tercatat delapan klub kasta tertinggi Liga Indonesia menyumbangkan pemain ke skuad Garuda Muda.
Bali United dan Persik Kediri menjadi penyumbang terbanyak dengan masing-masing mengirimkan enam pemain. Kontribusi besar dari dua klub ini menunjukkan keberhasilan pembinaan usia muda yang dijalankan secara konsisten.
Madura United berada di posisi berikutnya dengan tiga pemain. Sementara itu, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persis Solo, dan ASIOP masing-masing menyumbang dua pemain. Adapun Persija Jakarta, PSS Sleman, Borneo FC, Bhayangkara FC, serta klub asal Norwegia Rosenborg BK mengirimkan satu pemain.
Kehadiran pemain dari Rosenborg BK, yakni penyerang Nicholas Indra, menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia U-17 juga mulai diperkuat talenta yang berkiprah di luar negeri.
Persik Kediri Tunjukkan Konsistensi Pembinaan
Persik Kediri menjadi salah satu klub yang paling menonjol dalam daftar pemanggilan ini. Salah satu nama yang kembali mendapat kepercayaan adalah penyerang M. Mierza Firjatullah. Ia sebelumnya turut menjadi bagian penting saat Timnas Indonesia U-17 menembus Piala Asia U-17 hingga tampil di Piala Dunia U-17.
Manajer Tim Persik, M. Syahid Nur Ichsan, menyampaikan kebanggaannya atas kontribusi klubnya bagi Timnas Indonesia U-17.
“Kami senang dan bangga karena Persik bisa menyumbang pemain cukup banyak di Timnas Indonesia U-17. Harapannya, mereka mampu bertahan hingga Piala Asia U-17 nanti dan memberikan kontribusi terbaik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya Persik sebenarnya memiliki empat pemain yang masuk seleksi Timnas U-17. Namun, dua di antaranya harus tersingkir akibat cedera menjelang turnamen resmi.
Perpaduan Pemain Lokal dan Luar Negeri
Komposisi skuad Timnas Indonesia U-17 kali ini mencerminkan keseimbangan antara pemain hasil pembinaan klub lokal dan pemain yang menimba pengalaman di luar negeri. Hal ini diharapkan dapat memperkaya variasi permainan tim, baik dari sisi teknik, fisik, maupun pemahaman taktik.
Nova Arianto menargetkan agar dua laga uji coba ini dapat dimanfaatkan untuk melihat kedalaman skuad, menguji fleksibilitas posisi pemain, serta membangun chemistry antarlini. Hasil pertandingan memang penting, namun proses dan evaluasi performa menjadi fokus utama.
Daftar Lengkap Pemain Timnas Indonesia U-17
Untuk uji coba kontra China U-17, berikut daftar 28 pemain yang dipanggil:
- Kiper
- Syahdan Caesar (ASIOP)
- Moh. Fahrizal (Persib Bandung)
- Noah Leo Duvart (Bali United)
- Pemain Belakang
- Waliyuddin Shofa A (Persib Bandung)
- Putu Ekayana Yoga P (Bali United)
- Farik Rizqi (Madura United)
- Shoyyo Himawan P (Persis Solo)
- Zidane Raditya Chandra (Persis Solo)
- Bek Kanan
- Farrel Luckyta W (PSS Sleman)
- Made Arbi Ananta (Bali United)
- I Handri Dimas Sulityo (Persik Kediri)
- Bek Kiri
- Real Alvaro Salim (Bali United)
- Pandu Aryo (Persik Kediri)
- Peres Akwila Tjoe (Persija Jakarta)
- Gelandang
- Fardan Faras Prawita (Borneo FC)
- Azhar Muzzaki (Persebaya Surabaya)
- Girly Andrade Guevara (Persik Kediri)
- Chico Jerichoy (ASIOP)
- Keanu Sanjaya (Bali United)
- M. Rain Rizki Pamungkas (Bhayangkara FC)
- Miraj Riski Sulaiman (Madura United)
- Gelandang Sayap
- Mohammad Albar Firdaus (Persik Kediri)
- I Komang Semadi (Bali United)
- Dava Yunna Adi (Persebaya Surabaya)
- Sean Rahman Kastor (Persik Kediri)
- Penyerang
- Fardhan Ary (Madura United)
- M. Mierza Firjatullah (Persik Kediri)
- Nicholas Indra (Rosenborg BK)
Optimisme Menuju Turnamen Resmi
Dengan komposisi pemain yang merata dan pengalaman dari berbagai level kompetisi, Timnas Indonesia U-17 menatap uji coba melawan China U-17 dengan optimisme tinggi. Dua pertandingan ini diharapkan menjadi fondasi kuat sebelum memasuki Piala Asia U-17 2026, sekaligus ajang pembuktian generasi muda sepak bola Indonesia di level internasional.
BACA JUGA :












