1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : PSMS Medan Bertekad Kembali ke Kasta Tertinggi, Presiden Klub Tegaskan Motivasi Tim

PSMS Medan terus berupaya bangkit dari keterpurukan setelah degradasi ke Liga 2 pada 2018. Tim yang dijuluki Ayam Kinantan ini kini berada di bawah arahan pelatih Eko Purjianto, yang membawa pengalaman panjang di sepak bola nasional. Dengan dukungan suporter setia dan sejarah panjang sebagai salah satu klub papan atas Indonesia, PSMS bertekad mengembalikan masa kejayaannya.

Meski tantangan di Liga 2 cukup berat, manajemen klub menegaskan bahwa kondisi saat ini bukanlah tekanan, melainkan justru menjadi motivasi untuk meraih kesuksesan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Klub, Fendi Jonathan, melalui kanal YouTube Bicara Bola.

“Sebenarnya ini bukan tekanan. Justru jadi pemicu semangat saya, motivasi saya. Kita ini anak laki-laki, punya ego, punya pride. Jadi ini justru jadi motivasi supaya bisa membawa klub ini balik lagi ke Liga 1. Jadi bukan tekanan,” ujar Fendi Jonathan.

Target Musim Ini Tak Muluk-muluk

Menyoal target, manajemen PSMS memilih realistis karena persiapan yang terbatas. Di awal musim, tim menghadapi tantangan besar termasuk ketiadaan pemain yang memadai.

“Kalau untuk musim ini, mungkin target kami sekitar 70/30. Persiapannya sangat mepet, cuma satu bulan. Satu bulan itu harus mencari pemain dan latihan. Saya mengambil PSMS saat itu benar-benar kosong, hampir tidak ada pemain,” kata Fendi Jonathan.

Meski demikian, kesabaran dan ketekunan perlahan mulai membuahkan hasil. Perubahan positif mulai terlihat di putaran kedua, meski belum signifikan.

“Di awal Agustus, saat latihan pertama, hanya ada 16 orang. Pelan-pelan kami isi kembali. Pemain lama sudah habis kontraknya dan ada yang pindah ke klub lain. Putaran kedua ini kami coba maksimalkan. Perubahan sudah terlihat sedikit lebih baik,” lanjutnya.

Fendi menekankan bahwa semua langkah yang diambil merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun tim yang solid dan kompetitif, bukan hanya sekadar mengejar hasil jangka pendek.

Pertahankan Karakter Permainan Ayam Kinantan

Secara filosofi dan permainan, PSMS tetap mempertahankan karakter aslinya. Tim terkenal dengan gaya bermain keras ala “rap-rap”, serta pola passing pendek yang menjadi ciri khas Ayam Kinantan.

“Strategi teknis tentu menjadi ranah pelatih, tapi filosofi dan karakter PSMS tetap sama. Passing-passing pendek dan rap-rap tetap kami pertahankan,” tutur Fendi Jonathan.

Filosofi ini menurutnya menjadi identitas tim yang harus dijaga, bahkan saat menghadapi tantangan besar di Liga 2. Karakter yang konsisten ini diharapkan mampu menjadi fondasi untuk meraih kesuksesan di masa mendatang.

Tantangan Sebagai Presiden Klub

Menjadi presiden klub bukanlah hal mudah. Fendi Jonathan mengaku menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari mencari pemain berkualitas hingga menyeimbangkan anggaran klub. Meski begitu, tekad untuk mengembalikan kejayaan PSMS tetap menjadi motivasi utamanya.

“Setiap klub pasti ada tantangannya masing-masing. Dengan kondisi klub yang belum ideal, mencari pemain itu tidak selalu mudah. Pemain lokal yang bagus pun belum tentu mau datang, apalagi jika mereka bisa bermain di Liga 1,” jelas Fendi.

Fendi menegaskan bahwa pendekatan klub saat ini lebih mengutamakan membangun tim dengan jangka panjang. Hal ini mencakup pembinaan pemain muda, menjaga filosofi klub, serta memastikan seluruh pemain memiliki motivasi tinggi untuk berprestasi.

“Lebih baik pemain yang punya nama bermain di Liga 1 daripada di Liga 2. Kami harus realistis, namun tetap fokus membangun tim yang kuat, solid, dan punya karakter,” pungkas Fendi Jonathan.

Motivasi dan Dukungan Suporter Jadi Kunci

Selain fokus pada penguatan tim, dukungan suporter juga menjadi faktor penting dalam semangat PSMS untuk bangkit. Suporter setia selalu hadir memberikan motivasi di setiap laga kandang dan latihan, sehingga pemain merasa bertanggung jawab untuk menampilkan performa terbaik.

Dukungan ini, menurut Fendi Jonathan, menjadi energi tambahan bagi seluruh pemain. Kombinasi motivasi internal dari manajemen dan energi dari suporter diyakini akan mempercepat proses bangkitnya Ayam Kinantan menuju kasta tertinggi Liga Indonesia.

Dengan kerja keras, strategi jangka panjang, karakter permainan yang konsisten, dan dukungan penuh suporter, PSMS Medan menatap sisa musim Liga 2 dengan optimisme tinggi. Ambisi besar klub untuk kembali ke Liga 1 bukan hanya mimpi, tetapi target nyata yang sedang dibangun langkah demi langkah.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE