Timnas Indonesia U-17 kembali menorehkan catatan penting dalam perjalanan sepak bola nasional. Hingga saat ini, Garuda Muda sudah dua kali merasakan atmosfer Piala Dunia U-17, yakni pada edisi 2023 dan kembali tampil dua tahun berselang. Capaian tersebut tidak ingin dipandang sebagai prestasi sesaat oleh PSSI. Federasi justru menargetkan kelolosan ke Piala Dunia U-17 menjadi tradisi yang terus berlanjut dari generasi ke generasi.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, yang menegaskan bahwa PSSI telah menyiapkan program jangka panjang demi menjaga konsistensi prestasi Garuda Muda di level dunia. Menurut Nova, federasi tidak ingin keberhasilan tampil di Piala Dunia U-17 hanya bergantung pada momentum tertentu.
“Kami hanya sementara membantu dalam proses transisi. Ini menjadi bagian dari program besar PSSI sejak setelah kami lolos ke Piala Dunia,” ujar Nova Arianto saat ditemui di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (5/2/2026).
Target Jangka Panjang PSSI untuk Garuda Muda
Nova Arianto mengungkapkan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki visi yang jelas terkait pembinaan usia muda. PSSI ingin membangun fondasi kuat agar Timnas Indonesia U-17 bisa rutin lolos ke Piala Dunia, bukan sekadar sekali atau dua kali saja.
“Harapan dari Bapak Ketua Umum Erick Thohir, kelolosan ke Piala Dunia bisa menjadi sebuah tradisi. Artinya, siapa pun generasinya, Timnas U-17 Indonesia harus siap bersaing di level dunia,” lanjut Nova.
Target tersebut menegaskan keseriusan PSSI dalam mengubah wajah sepak bola Indonesia dari level akar rumput. Pembinaan usia muda kini menjadi prioritas utama, seiring keinginan federasi untuk mencetak pemain berkualitas yang mampu bersaing di kancah internasional sejak dini.
Peran Nova Arianto dalam Masa Transisi
Nova Arianto menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan Timnas Indonesia U-17 beberapa tahun terakhir. Ia dipercaya menjadi pelatih kepala Garuda Muda pada Piala Dunia U-17 2025. Setelah ajang tersebut, Nova mendapatkan promosi untuk menangani Timnas Indonesia U-20, sebuah langkah yang menunjukkan kepercayaan PSSI terhadap kapasitasnya sebagai pelatih muda potensial.
Meski demikian, hingga saat ini posisi pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 masih belum terisi secara permanen. Kondisi tersebut membuat Nova kembali turun tangan sebagai pelatih sementara untuk memastikan program tim tetap berjalan sesuai rencana.
“Saat ini bukan sekadar percobaan. Program yang dijalankan PSSI, termasuk melalui Garuda United, menjadi sarana penting agar kami bisa kembali lolos ke Piala Dunia,” jelas Nova.
Menurutnya, kesinambungan program menjadi kunci agar target besar PSSI bisa tercapai. Transisi pelatih dan pemain harus dikelola dengan baik agar tidak mengganggu perkembangan tim.
Uji Coba Internasional Hadapi China U-17
Sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia U-17 memanggil 28 pemain untuk mengikuti rangkaian laga uji coba internasional. Agenda ini menjadi momen krusial untuk mengukur kesiapan tim sekaligus mematangkan strategi permainan.
Dalam jadwal yang telah disusun, Garuda Muda akan menghadapi Timnas China U-17 dalam dua pertandingan uji coba. Kedua laga tersebut akan digelar di Indomilk Arena, Tangerang, yang juga menjadi pusat persiapan Timnas kelompok usia.
Nova Arianto masih akan bertindak sebagai pelatih dalam dua pertandingan tersebut. Ia menilai laga melawan China U-17 sangat penting untuk proses evaluasi menyeluruh terhadap para pemain yang dipanggil.
“Uji coba ini menjadi bagian dari proses pematangan tim. Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan pemain, baik secara teknik, taktik, maupun mental bertanding,” ujar Nova.
Ajang Evaluasi dan Pembentukan Mental Bertanding
Laga uji coba internasional tidak hanya dimanfaatkan untuk mencari hasil positif. Bagi tim pelatih, pertandingan tersebut menjadi sarana untuk menilai karakter dan kesiapan mental para pemain muda dalam menghadapi tekanan pertandingan level internasional.
Pertandingan pertama Timnas Indonesia U-17 melawan China U-17 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, dengan kick-off pukul 21.00 WIB. Laga ini diharapkan mampu memberikan gambaran awal mengenai kekuatan tim jelang tampil di Piala Asia U-17 2026.
PSSI berharap rangkaian persiapan yang matang ini dapat memperkuat pondasi Garuda Muda. Dengan program berkelanjutan, federasi optimistis Timnas Indonesia U-17 tidak hanya mampu bersaing di Asia, tetapi juga konsisten menembus Piala Dunia U-17 dan menjadikannya tradisi baru sepak bola nasional.
ALSO READ :












