Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, tidak hanya untuk umat Muslim di seluruh dunia tetapi juga bagi mereka yang merasakan kehangatan suasana kebersamaan. Ragnar Oratmangoen, seorang pesepakbola keturunan Indonesia yang bermain di Belanda, baru-baru ini mengungkapkan kebahagiaannya kembali ke Indonesia selama bulan Ramadhan. Dalam kunjungannya kali ini, Ragnar tak hanya menikmati suasana Ramadhan di tanah air tetapi juga menyempatkan waktu untuk bertemu dengan para penggemar, keluarga besar, dan berpartisipasi dalam beberapa kegiatan sosial.
Momen Berharga Kembali ke Tanah Air
Ragnar Oratmangoen, yang memiliki darah Indonesia dari keluarganya, mengaku selalu merasa istimewa saat kembali ke Indonesia. Sebagai seorang pesepakbola profesional yang berkarier di Eropa, Ragnar jarang mendapatkan kesempatan untuk pulang ke tanah air. Namun, setiap kali dia kembali, terutama di bulan Ramadhan, suasananya selalu membawa kedamaian tersendiri.
“Ramadhan di Indonesia sangat berbeda. Saya merasakan suasana kehangatan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain,” ujar Ragnar saat diwawancarai di sela-sela kegiatannya. “Mulai dari suasana masjid, tradisi buka puasa bersama, hingga kebersamaan dengan keluarga besar, semuanya sangat spesial.”
Ragnar juga berbagi tentang kenangan masa kecilnya yang penuh warna, terutama saat menghabiskan waktu bersama keluarga di Indonesia. Meski besar di Belanda, Ragnar tidak pernah melupakan akar budaya Indonesia yang diwariskan oleh keluarganya.
Tradisi Ramadhan di Indonesia yang Dirindukan
Selama kunjungannya, Ragnar menjelaskan beberapa tradisi Ramadhan di Indonesia yang selalu dirindukannya. Salah satunya adalah kebiasaan ngabuburit, yaitu kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Ragnar mengatakan bahwa momen ngabuburit menjadi waktu yang tepat untuk berkumpul dengan teman-teman dan keluarga sambil menikmati jajanan khas Ramadhan, seperti kolak, es buah, dan gorengan. Selain itu, Ragnar juga menyempatkan diri untuk mengikuti shalat Tarawih di masjid-masjid setempat. Dia mengaku bahwa pengalaman beribadah di Indonesia sangat berbeda dengan di Eropa. “Di sini, suasana masjid sangat ramai dan penuh kebersamaan. Saya merasa lebih dekat dengan komunitas dan merasakan energi positif dari orang-orang sekitar,” katanya.
Pertemuan dengan Penggemar
Selama di Indonesia, Ragnar tidak melewatkan kesempatan untuk bertemu dengan para penggemarnya. Dalam sebuah acara temu fans yang diadakan di Jakarta, Ragnar disambut hangat oleh ratusan penggemar yang antusias. Acara tersebut berlangsung meriah dengan sesi tanya jawab, foto bersama, dan tanda tangan.
“Melihat antusiasme mereka membuat saya semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Ragnar. Dia juga memberikan pesan inspiratif kepada penggemar muda yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesional. “Jangan pernah menyerah pada impian kalian. Tetaplah bekerja keras dan percayalah pada diri sendiri.”
Kegiatan Sosial Selama Ramadhan
Selain bertemu dengan penggemar, Ragnar juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial selama Ramadhan. Salah satu kegiatan yang diikutinya adalah berbagi takjil gratis kepada masyarakat kurang mampu di Jakarta. Ragnar mengatakan bahwa berbagi kebahagiaan dengan sesama adalah salah satu cara terbaik untuk merayakan bulan suci ini.
“Kegiatan ini mengingatkan saya untuk selalu bersyukur atas apa yang saya miliki. Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi, dan saya merasa sangat beruntung bisa ikut serta dalam kegiatan ini,” ujar Ragnar.
Tidak hanya itu, Ragnar juga mengunjungi sebuah panti asuhan untuk memberikan donasi dan menghabiskan waktu bersama anak-anak. Dia bermain sepak bola bersama mereka dan memberikan motivasi untuk terus bersemangat dalam mengejar impian.
Menghormati Warisan Budaya
Sebagai seorang pemain sepak bola profesional, Ragnar merasa penting untuk tetap menjaga identitas budayanya. Dia mengatakan bahwa warisan budaya Indonesia yang dimilikinya telah membentuk kepribadiannya dan membantunya menjadi pribadi yang lebih baik.
“Di Eropa, saya selalu bangga mengatakan bahwa saya memiliki darah Indonesia. Budaya kita kaya akan nilai-nilai yang mengajarkan tentang kebersamaan, kerja keras, dan rasa hormat terhadap orang lain,” ungkap Ragnar.
Ragnar juga berharap dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda Indonesia, khususnya mereka yang bercita-cita untuk berkarier di dunia sepak bola internasional. Dia percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, siapa pun bisa mencapai impian mereka, terlepas dari latar belakang atau asal mereka.
Persiapan untuk Karier Sepak Bola
Meski sibuk dengan berbagai kegiatan selama Ramadhan, Ragnar tetap fokus pada persiapannya untuk karier sepak bola. Dia mengatakan bahwa momen di Indonesia memberinya energi baru untuk kembali ke Eropa dan memberikan yang terbaik bagi klubnya.
“Saya selalu membawa semangat dari Indonesia ke lapangan. Dukungan dari keluarga dan penggemar di sini memberikan motivasi tambahan bagi saya untuk terus berkembang,” katanya.
Ragnar juga berbicara tentang harapannya untuk bisa bermain di level yang lebih tinggi, termasuk mungkin suatu hari memperkuat Tim Nasional Indonesia. “Bermain untuk Indonesia akan menjadi kehormatan besar bagi saya. Jika ada kesempatan, saya pasti akan memberikan segalanya untuk membela negara ini.”
Harapan untuk Ramadhan Tahun Depan
Menutup kunjungannya ke Indonesia, Ragnar mengungkapkan harapannya untuk Ramadhan tahun depan. Dia berharap dapat kembali lagi ke tanah air dan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga serta masyarakat.
“Saya selalu merasa diberkati setiap kali bisa menghabiskan Ramadhan di Indonesia. Tahun depan, saya berharap bisa melibatkan lebih banyak orang dalam kegiatan sosial dan memberikan dampak yang lebih besar,” ujar Ragnar.
Kunjungan Ragnar Oratmangoen ke Indonesia di tengah bulan Ramadhan tidak hanya menjadi momen kebahagiaan pribadi tetapi juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan budaya Indonesia. Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, Ragnar telah memberikan inspirasi kepada banyak orang, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah ini, Ragnar Oratmangoen membuktikan bahwa seorang atlet tidak hanya dinilai dari prestasi di lapangan, tetapi juga dari kontribusinya terhadap masyarakat. Kehadirannya di Indonesia menjadi bukti bahwa olahraga dapat menyatukan dan memberikan dampak positif bagi semua orang.
Baca Juga: