1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Siapkan Taktik Spesial, Divaldo Alves Yakin Persijap Mampu Menahan Gempuran Persija

Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menegaskan bahwa timnya telah mempersiapkan strategi khusus guna meredam agresivitas lini serang Persija Jakarta pada laga pekan ke-16 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, pada Sabtu (3/1/2026) malam.

Menghadapi Persija yang dikenal memiliki daya gedor tajam, Divaldo Alves menyadari bahwa konsentrasi dan disiplin menjadi faktor krusial bagi Laskar Kalinyamat. Meski datang sebagai tim tamu dan berada dalam posisi sulit di klasemen, pelatih asal Portugal itu optimistis anak asuhnya mampu memberikan perlawanan sengit.

Menurut Divaldo, setiap pertandingan besar membutuhkan pendekatan taktik yang berbeda. Ia menegaskan bahwa Persijap tidak datang ke Jakarta hanya untuk bertahan, melainkan berusaha bermain terorganisasi demi membatasi ruang gerak pemain-pemain kunci Persija.

“Dalam setiap pertandingan, kami selalu menyiapkan strategi khusus. Kami tahu Persija Jakarta punya banyak pemain berkualitas, bukan hanya Allano, tetapi juga Maxwell dan pemain lainnya,” ujar Divaldo Alves dalam konferensi pers, Jumat (2/1/2026).

Absennya Fabio da Silva Jadi Keuntungan Persijap

Divaldo Alves secara terbuka mengakui bahwa absennya beberapa pemain asing Persija, terutama Fabio da Silva yang terkena sanksi kartu merah, sedikit meringankan tugas timnya. Menurutnya, Fabio memiliki peran vital dalam mengatur tempo permainan dan distribusi bola Macan Kemayoran.

“Saya tidak tahu apakah Fabio bisa bermain atau tidak. Menurut saya, dia pemain yang sangat istimewa karena mampu mengatur tempo dan membagi bola ke kiri dan kanan dengan sangat baik,” ujar Divaldo.

“Namun karena dia tidak bisa bermain akibat kartu merah, saya pikir ini menjadi kesempatan bagus bagi kami,” tambahnya.

Meski demikian, Divaldo tetap menekankan bahwa Persijap tidak boleh lengah. Tanpa Fabio sekalipun, Persija tetap memiliki kualitas menyerang yang mumpuni dan mampu menciptakan peluang dari berbagai situasi.

Persija Paling Produktif di BRI Super League

Salah satu perhatian utama tim pelatih Persijap adalah produktivitas gol Persija Jakarta. Hingga pekan ke-15, skuad asuhan Mauricio Souza tercatat sebagai tim paling subur di BRI Super League 2025/2026 dengan torehan 30 gol dari 15 pertandingan.

Divaldo Alves menilai Mauricio Souza sebagai pelatih yang cerdas dalam membangun skema menyerang. Pengalaman panjangnya melawan Mauricio ketika masih menangani Madura United membuat Divaldo cukup memahami karakter permainan lawannya.

“Untuk pelatih Persija, saya sudah lama mengenalnya. Dulu saya sering berhadapan dengannya saat dia melatih Madura United. Dia punya gaya bermain menyerang yang sangat jelas dan efektif,” kata Divaldo.

“Kalau Anda memiliki pemain seperti Allano, Maxwell, dan pemain-pemain berkualitas yang hampir selalu dimiliki Persija setiap musim, maka lini serang mereka pasti sangat berbahaya,” lanjutnya.

Saat ini, Maxwell menjadi top skor sementara liga dengan koleksi 10 gol, sementara Allano Brendon telah mencetak enam gol dan tiga assist, menjadikan keduanya ancaman utama yang harus diantisipasi Persijap.

Fokus dan Kekompakan Jadi Kunci Utama

Divaldo Alves menegaskan bahwa kunci untuk meredam ketajaman Persija terletak pada fokus dan kekompakan tim selama 90 menit. Ia mencontohkan performa Persijap saat menghadapi PSIM Yogyakarta sebagai gambaran ideal yang ingin diulang.

“Tim kami sebenarnya cukup konsisten. Saat melawan PSIM Yogyakarta, laga debut saya yang berakhir imbang 1-1 karena gol menit akhir lawan, bagi saya itu hasil yang positif,” ujarnya.

Dari pertandingan tersebut, Divaldo melihat potensi besar jika para pemain mampu menjaga jarak antarlini, saling membantu saat bertahan, dan tidak kehilangan konsentrasi.

“Jika besok kami bisa bermain kompak, baik saat menyerang maupun bertahan, saya yakin Persija akan kesulitan menembus pertahanan kami. Tapi yang paling penting adalah fokus penuh selama 90 menit,” tegas pelatih berusia 48 tahun itu.

Pemain Persijap Termotivasi Tampil di SUGBK

Sementara itu, kapten Persijap Jepara, Wahyudi Hamisi, mengungkapkan bahwa seluruh pemain berada dalam kondisi mental yang termotivasi jelang laga besar ini. Bermain di SUGBK dengan puluhan ribu suporter Persija justru menjadi pemacu semangat tersendiri.

“Persiapan kami berjalan sangat baik. Kekalahan telak dari Persebaya sebelumnya justru menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk bangkit,” ujar Wahyudi.

Ia menyadari bahwa tekanan akan sangat besar, namun hal tersebut dianggap sebagai tantangan yang harus dihadapi oleh pemain profesional.

“Kami tahu akan bermain di depan suporter Persija yang memenuhi SUGBK. Itu bukan beban, tetapi motivasi bagi kami. Kami berharap bisa membawa pulang poin dari pertandingan ini,” pungkasnya.

Dengan strategi khusus, fokus tinggi, serta semangat kolektif, Persijap Jepara berharap mampu meredam ketajaman Persija Jakarta dan mencuri hasil positif demi memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE