1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Sudah Rekrut 3 Pemain Anyar, PSS Sleman Masih Cari Tambahan Amunisi

PSS Sleman mulai menunjukkan pergerakan aktif pada jendela transfer paruh musim Pegadaian Championship 2025/2026. Hingga saat ini, Super Elang Jawa telah mendatangkan tiga pemain anyar guna memperkuat skuad dalam perburuan tiket promosi ke BRI Super League musim depan.

Tiga pemain tersebut adalah Lucao, Figo Dennis, dan Jehan Pahlevi. Ketiganya didatangkan dengan status pinjaman dari klub-klub peserta BRI Super League dan akan membela PSS Sleman hingga akhir musim kompetisi.

Lucao dipinjam dari Persik Kediri, sementara Figo Dennis dan Jehan Pahlevi merupakan pemain muda milik Persija Jakarta. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah kedalaman skuad serta meningkatkan daya saing PSS di putaran kedua Pegadaian Championship.

Pergerakan Masuk dan Keluar Pemain

Selain mendatangkan pemain baru, PSS Sleman juga melakukan perombakan dengan melepas satu pemain. Ifan Nanda Pratama, bek tengah jebolan akademi PSS, dipinjamkan ke Persiku Kudus, klub yang juga berlaga di divisi kedua Liga Indonesia.

Keputusan tersebut diambil demi memberikan menit bermain yang lebih konsisten bagi sang pemain. Manajemen menilai peminjaman ini akan berdampak positif bagi perkembangan karier Ifan ke depan.

Sementara itu, masuknya Lucao menjadi langkah strategis PSS untuk menutup kekosongan di lini belakang. Bek asal Brasil tersebut didatangkan sebagai solusi darurat setelah Cleberson harus mengakhiri musim lebih cepat akibat cedera serius.

Masih Intip Tambahan Pemain

Meski sudah mendatangkan tiga pemain, PSS Sleman belum menutup pintu untuk menambah amunisi. Bursa transfer putaran kedua Pegadaian Championship masih akan berlangsung hingga 6 Februari 2026, dan peluang merekrut pemain baru tetap terbuka.

Namun demikian, manajemen dan tim pelatih memilih bersikap hati-hati. Setiap keputusan akan diambil berdasarkan kebutuhan tim dan situasi yang berkembang di lapangan.

Direktur Teknik PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa klub tidak ingin terburu-buru dalam merekrut pemain tambahan.

“Peluang merekrut pemain baru tentu masih terbuka jika ada pemain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim dan mampu meningkatkan kualitas skuad,” ujar Huistra.

Selektif dan Sesuai Anggaran

Huistra menekankan bahwa faktor kualitas bukan satu-satunya pertimbangan. Aspek finansial juga menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan transfer.

“Selain kualitas, harga pemain juga harus berada dalam kisaran anggaran klub. Keputusan akan kami ambil secara selektif dan penuh pertimbangan,” lanjut pria asal Belanda tersebut.

Menurut Huistra, jajaran tim pelatih masih akan memantau performa tim setidaknya hingga dua pertandingan terakhir di akhir bulan ini. Dari situ, kebutuhan tambahan pemain akan dievaluasi secara menyeluruh.

Meski demikian, PSS tidak akan ragu bertindak cepat jika berada dalam kondisi darurat, seperti yang terjadi saat Cleberson mengalami cedera. Situasi tersebut membuat manajemen langsung bergerak untuk mendatangkan Lucao.

Komposisi Skuad Dinilai Ideal

Untuk saat ini, Pieter Huistra mengaku cukup puas dengan komposisi skuad yang dimiliki Super Elang Jawa. Ia menilai keseimbangan antara pemain muda dan senior sudah terbangun dengan baik.

“Saya puas dengan komposisi tim saat ini. Menurut pandangan saya, kami memiliki keseimbangan antara pemain muda dan berpengalaman,” kata Huistra.

Selain itu, PSS juga diperkuat oleh tiga pemain asing berkualitas yang dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan, serta pemain lokal yang kompetitif di setiap lini.

Kombinasi tersebut diharapkan mampu menjaga konsistensi performa tim dalam persaingan ketat Pegadaian Championship musim ini.

Persaingan Ketat Menuju Promosi

Saat ini, PSS Sleman masih terlibat dalam persaingan sengit memperebutkan tiket promosi ke BRI Super League. Laskar Sembada berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 34 poin.

PSS hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Barito Putera dan unggul satu angka atas Persipura Jayapura yang menempati posisi ketiga. Selisih poin yang tipis membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial.

Dengan kondisi tersebut, kedalaman skuad dan kesiapan pemain menjadi faktor penentu. Kehadiran pemain baru diharapkan dapat menjaga stabilitas tim hingga akhir musim.

Fokus Jaga Konsistensi

Manajemen PSS Sleman menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi permainan dan hasil. Target promosi menjadi prioritas utama, sehingga setiap langkah di bursa transfer harus benar-benar memberikan dampak positif.

Jika tidak ada kebutuhan mendesak, PSS kemungkinan akan mempertahankan komposisi skuad yang ada hingga akhir musim. Namun jika peluang merekrut pemain yang tepat muncul, Super Elang Jawa siap bergerak.

Dengan perencanaan matang dan pendekatan selektif di bursa transfer, PSS Sleman berharap mampu mewujudkan ambisi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim depan.

ALSO READ :

TAGS:
CLOSE