1920x600-TOP-ID
ID
ID
previous arrow
next arrow

SBOTOP : Tandang ke Markas Borneo FC, PSIM Masih Diterpa Masalah Absennya Pemain

PSIM Yogyakarta kembali menghadapi ujian berat pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Mataram dijadwalkan bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, untuk menghadapi Borneo FC pada Minggu (1/2/2026) pukul 15.30 WIB.

Laga tandang ini datang pada situasi yang kurang menguntungkan bagi PSIM. Hingga mendekati hari pertandingan, tim belum bisa tampil dengan kekuatan penuh. Sejumlah pemain inti dipastikan absen akibat sanksi dan kondisi cedera yang belum sepenuhnya pulih. Situasi tersebut membuat persiapan PSIM berjalan tidak ideal saat harus menghadapi lawan kuat di kandangnya sendiri.

Jean-Paul van Gastel Akui Kondisi Tim Belum Maksimal

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, secara terbuka mengakui bahwa komposisi timnya masih jauh dari kata sempurna. Pelatih asal Belanda itu menyebut absennya beberapa pemain penting membuat opsi rotasi menjadi terbatas.

Van Gastel menegaskan bahwa staf pelatih tetap berusaha memaksimalkan pemain yang tersedia. Menurutnya, fokus utama adalah menjaga organisasi permainan dan mental bertanding, terutama dalam laga tandang dengan tekanan tinggi seperti di Stadion Segiri.

Ia menilai pertandingan melawan Borneo FC akan menuntut konsentrasi penuh, disiplin, serta kerja sama tim yang solid dari menit awal hingga akhir.

Franco Ramos Masih Menjalani Hukuman

Salah satu absensi yang paling disorot adalah Franco Ramos. Bek asal Argentina itu belum bisa memperkuat PSIM karena masih menjalani sanksi larangan bermain. Ramos menerima kartu merah langsung saat PSIM menghadapi Madura United pada 10 Januari 2026.

Jean-Paul van Gastel memastikan bahwa status suspensi Ramos belum berubah. Absennya sang bek membuat PSIM kembali kehilangan figur penting di lini pertahanan, terutama dalam menghadapi tekanan serangan Borneo FC yang dikenal agresif saat bermain di kandang.

Komposisi Lini Belakang PSIM Tidak Banyak Berubah

Dengan absennya Franco Ramos, susunan pemain di lini belakang PSIM diperkirakan tidak mengalami perubahan signifikan. Jean-Paul van Gastel mengindikasikan duet Andy Setyo dan Rendra Teddy kembali dipercaya mengawal jantung pertahanan.

Kombinasi kedua pemain tersebut sebelumnya juga dimainkan sebagai starter ketika PSIM harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 0-3 pada pekan lalu di Stadion Sultan Agung, Bantul. Meski hasil laga tersebut tidak memuaskan, van Gastel menilai keduanya tetap layak mendapatkan kepercayaan.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menekankan pentingnya komunikasi dan disiplin bertahan untuk meredam serangan Borneo FC, terutama dalam situasi bola mati dan transisi cepat.

PSIM Bawa 20 Pemain ke Samarinda

Untuk laga tandang kali ini, PSIM Yogyakarta membawa total 20 pemain. Rombongan Laskar Mataram bertolak menuju Samarinda melalui jalur udara pada Jumat (30/1/2026) pagi.

Jumlah pemain yang dibawa mencerminkan keterbatasan opsi akibat absensi beberapa nama. Meski begitu, tim pelatih tetap optimistis bahwa pemain yang masuk dalam daftar dapat menjalankan tugas sesuai kebutuhan tim.

Manajemen PSIM juga berharap perjalanan lebih awal ke Samarinda bisa membantu pemain beradaptasi dengan kondisi cuaca dan atmosfer pertandingan.

Yusaku Yamadera Mulai Kembali ke Tim

Di tengah kabar absensi, PSIM mendapat sedikit angin segar dengan kehadiran Yusaku Yamadera. Bek asal Jepang tersebut sudah dibawa ke Samarinda bersama tim, meski kondisinya belum memungkinkan untuk tampil sebagai starter.

Jean-Paul van Gastel menyebut Yusaku masih membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaiknya. Namun kehadiran sang pemain dinilai penting untuk menambah opsi di lini belakang, terutama jika PSIM membutuhkan perubahan strategi di tengah pertandingan.

Van Gastel menilai proses pemulihan Yusaku berjalan sesuai rencana dan kehadirannya memberikan dampak positif bagi atmosfer tim.

Donny Warmerdam Masih Jalani Pemulihan Bertahap

Selain Yusaku, PSIM juga masih menunggu kondisi Donny Warmerdam. Gelandang asal Belanda itu sudah kembali mengikuti sesi latihan sejak awal pekan, tetapi masih dengan intensitas terbatas.

Donny saat ini hanya diperbolehkan menjalani latihan ringan seperti pemanasan, latihan operan, dan permainan posisi tanpa kontak fisik. Tim medis PSIM memilih pendekatan bertahap demi mencegah risiko cedera ulang.

Jean-Paul van Gastel menegaskan bahwa tim tidak ingin terburu-buru menurunkan Donny sebelum benar-benar siap. Ia berharap sang gelandang bisa segera kembali memperkuat lini tengah PSIM dalam kondisi terbaik.

Tantangan Berat di Kandang Borneo FC

Bermain di Stadion Segiri bukan perkara mudah bagi tim tamu. Borneo FC dikenal memiliki rekor kandang yang solid serta dukungan suporter yang kuat. Kondisi ini menjadi tantangan tambahan bagi PSIM yang datang dengan skuad belum sepenuhnya ideal.

Meski demikian, Laskar Mataram tetap membawa misi penting untuk mencuri poin. Van Gastel menekankan bahwa kerja keras, disiplin taktik, dan mental bertanding akan menjadi kunci untuk menghadapi tekanan sepanjang laga.

PSIM berharap bisa menunjukkan karakter dan daya juang tinggi demi menjaga peluang bersaing di klasemen BRI Super League 2025/2026.

BACA JUGA :

TAGS:
CLOSE